TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sampai dengan saat ini Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum mendapat kepastian untuk dijadikan sebagai Cawapres Anies Baswedan.
Benarkah Partai Demokrat merasa "digantung" Anies Baswedan dan partai pendukungnya terkait sosok Cawapres?
Terlebih ada wacana pertemuan antara Ketua PDIP Puan Maharani dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pertemuan tersebut membuka kemungkinan koalisi antara PDIP dengan Demokrat di Pilpres 2024.
Baca: Dua Menteri Ini Enggan Jadi Cawapres Ganjar Maupun Anies Baswedan
Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai koalisi PDIP dan Demokrat sangat terbuka karena dinamika politik sangat cair.
Dalam politik, Partai yang sebelumnya saling berseberangan bisa bergabung dan menjalin kerja sama.
Ia mengatakan koalisi antara PDIP dengan Demokrat sangat tergantung pada deal deal politik yang diajukan.
Kemungkinan koalisi semakin terbuka ketika Demokrat mengalami kebuntuan komunikasi dengan partai partai di koalisi perubahan yakni NasDem dan PKS.
Melihat dinamika politik sekarang ini kata Karyono, peluang koalisi sangat terbuka lebar.
Baca: Tanggapi Kritik Anies Baswedan soal Mobil Listrik, Jokowi Hanya Tertawa
Sementara itu, Sudirman Said, Anggota Anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), menegaskan proses pemilihan pasangan calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan telah mendekati akhir.
Sejauh ini, Sudirman menegaskan, semua anggota Koalisi Perubahan dan Persatuan selalu menggunakan Piagam Kerjasama sebagai pedoman.
Terpisah Partai Demokrat menyatakan tidak memaksakan sang Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, menyatakan tidak ada tendensi Demokrat memaksa AHY jadi bakal cawapres Anies Baswedan.
Baca: Perindo, Hanura, dan PPP Resmi Dukung Ganjar, Bagaimana dengan PSI?
Baca: Megawati Masih Bungkam soal Pendamping Ganjar, AHY hingga Erich Thohir Masuk Bursa Cawapres
Sudirman Said: Penentuan Cawapres Anies Baswedan Mendekati Proses Akhir
Sudirman Said, Anggota Anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), menegaskan proses pemilihan pasangan calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan telah mendekati akhir.
Sejauh ini, Sudirman menegaskan, semua anggota Koalisi Perubahan dan Persatuan selalu menggunakan Piagam Kerjasama sebagai pedoman.
Piagam Kerjasama Tiga Partai bertanggal 14 Pebruari 2023 antara lain menyatakan Anies diberi mandat untuk memilih dan menetapkan cawapres sebagai pendamping dalam Pemilu 2024 nanti.
“Sejauh ini suasana dalam rapat-rapat Tim 8 yang merupakan wakil resmi dari partai-partai dan capres, selalu kondusif, saling support, dan saling percaya," ujar Sudirman dalam keterangannya, Sabtu (10/6/2023).
“Partai-partai sejak awal telah bersepakat memberikan mandat kepada capres pilihannya. Karena itu tidak mungkin ada yang bisa memaksakan harus dengan nama tertentu, atau apriori menolak nama tertentu," tambahnya.
Baca: AHY Masuk Radar Cawapres Ganjar, PDI-P : Upaya Merajut Kebersamaan
Lebih lanjut, menanggapi pandangan beberapa kader partai yang saling beda pandangan, Menteri ESDM tahun 2014-2016 ini mengaku santai.