Sosok Ngabila Salama, Pegawai Dinkes Pamer Gaji Rp34 Juta Dihujat Sesama Dokter, Akhirnya Minta Maaf

Brikut hal-hal yang perlu kamu tahu soal Ngabila Salama yang saat ini viral karean cuitan kontroversinya


zoom-inlihat foto
Kolase-Instagram-dan-Wartakota.jpg
Kolase Instagram dan Wartakota
Terungkap jabatan dokter Ngabila Salama pamer gaji atau take home pay (THP) sebesar Rp 34 juta per bulan.


2. 2020: Acta Medica Indonesiana – The Indonesia Journal of Internal Medicine, Vol 52, Number 3 • July 2020: Factors Associated with Death in Covid-19 Patients in Jakarta, Indonesia: An Epidemiological Study;

3. 2020: Excess mortality during the first ten months of Covid-19 epidemic at Jakarta, Indonesia : preprint: https://www.medrxiv.org/content/10.1101/2020.12.14.20248159v1;

4. 2013: Iskandar WJ, Handjaja CT, Salama N, Anasy N, Ardianto MF, Kusumadewi D. Evidence-based case report: acute diabetic complication risks of Ramadan fasting in type 2 diabetics. Acta Med Indones. 2013 Jul; 45(3): 235-9. PMID: 24045396;

5. 2016: Efektivitas Puskesmas Duren Sawit Sebagai Gatekeeper Penanganan Pasien Hipertensi Peserta JKN 2016. Ngabila Salama Rahman, Jaslis Ilyas.

Cuitan Kontroversi Ngabila Salama viral, Akhirnya Minta Maaf

Cuitan dokter Ngabila Salama minta maaf.
Cuitan dokter Ngabila Salama minta maaf. (Twitter via Tribun Jatim)

Cuitan dokter Ngabila Salama menjadi kontroversial hingga viral di media sosial.

Dalam cuitan itu, dokter Ngabila Salama pamer gaji atau take home pay (THP) sebesar Rp 34 juta per bulan.

Tak hanya itu, dokter Ngabila Salama juga mengaku sebagai teman dekat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Saya teman Menkes tiap saat bisa saya kritik kapan saja.

Saya bukan bawahnnya. ASN mah kalau mau jilat itu jilat atasannya langsung promosiin.

Saya eselon 4 di DKI, THP sudah Rp 34 juta sebulan ngapain capek-capek jadi eselon 2 Kementerian (Kesehatan). Kalau gak kenal saya, jangan nakal,” tulis melalui akun Twitter @Ngabila, dilansir dari Tribun Trends.

Cuitan dokter Ngabila Salama kemudian menuai respons dari rekan sesama dokter dan sejumlah warganet.

Tak sedikit yang menganggap sikap dokter Ngabila Salama tidak peka dengan penghasilan banyak dokter yang bertugas di daerah.

"Kyk begini kok jd dokter, anda tidak malu dok ngmg begitu. Makanya klo ngetik tuh otaknya dipake. Ups lupa klo anda ga punya otak. Hahhahhhaa," tulis @anakbaru51.

"Hati2 bu dlm bermedsos apalgi d Twitter..pengorbanan dedikasi dan penghargaan yg anda dapat akan lenyap seketika bak di telan bumi karena kesombongan dan kuliti hbis jejak digital anda, apalgi yg ktanya teman Menkes, bkn jmn orba ni bwa2 bekingan trs org jd takut, mlh sebaliknya," tulis @OrteghaJoe.

Sadar bahwa cuitannya berujung kontroversi, kini dokter Ngabila Salama menghapus cuitan tersebut.

Dia juga meminta maaf karena akhirnya Dinkes DKI Jakarta tempat ia bekerja ikut terbawa opini pribadinya di lini masa.

"Bismillah mhn maaf bagi sejawat dan saudara yg krg berkenan dgn postingan saya ini.

Semoga kesejahteraan nakes trs diupayakan krn itu yg utama dlm perjuangan & 6 pilar kes.

Sdh sy teruskan kpd stakeholder smg kita bs sama2 mengawal barakallah, salam sehat, sukses selalu semua," cuitnya.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved