"Habis itu?" tanya Arinal kembali.
"Seputih Banyak," jawab warga.
"Berapa kilo (meter) lagi?" tanya Arinal.
"Dekat lagi, sebelum Rumbia," jawab warga.
Mendengar jawaban warga, Arinal kemudian kembali ke tempat Jokowi menunggu setelah sebelumnya mengucapkan terima kasih.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rute Jalan Raya Seputih Raman ini sendiri dipilih setelah Jokowi bertolak dari Jalan Terusan Ryacudu di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.
Jokowi yang sebelumnya direncanakan menggunakan helikopter untuk pergi ke Kecamatan Seputih Banyak, memilih menggunakan jalur darat dengan kendaraan kepresidenan.
Jalan Raya Seputih Raman ini sendiri adalah feeder atau jalan lintas dari arah Kecamatan Gunung Sugih-Kota Gajah-Simpang Randu-Rumbia.
Kondisi Jalan Raya Seputih Raman ini pun dalam kondisi rusak parah. Sejumlah titik merupakan jalan bergelombang dan berlubang.
Ni Luh (28) warga setempat mengatakan jalan tersebut tidak ubahnya kubangan kerbau jika hujan deras melanda.
"Lubang-lubang itu, Mas, jadi kolam. Dari sini sampai Rumbia sana ya sama rusaknya," kata Ni Luh.
Baca: Viral Video Mobil Jokowi Nyangkut di Jalan Rusak di Lampung
Baca: Lintasi Jalan Rusak di Lampung, Mobil Kepresidenan Melaju Pelan
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih perbaikan 15 ruas jalan di Provinsi Lampung.
Perbaikan jalan ini akan dilakukan oleh Kementerian PUPR dan mulai dilaksanakan pada Juli 2023.
Perintah ini hasil kesimpulan kunjungannya di Provinsi Lampung pada Jumat (5/5/2023) di sejumlah ruas jalan.
"Pembangunannya akan dimula di bulan Juli, karena harus tender dahulu. Saya sudah perintahkan Menteri PUPR," kata Jokowi saat doorstop di Jalan Raya Seputih Raman, Jumat (5/5/2023) sore.
Arinal Djunaidi Salahkan Pengusaha soal Jalan Rusak
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sindiran halus seusai meninjau kerusakan jalan di Lampung pada Jumat (5/5/2023).
Disinggung soal kerusakan sejumlah ruas jalan di wilayahnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyalahkan pengusaha yang membiarkan kendaraan mereka kelebihan muatan.
Hal ini disampaikan oleh Arinal seusai mendampingi Presiden Jokowi seperti dikutip dari Kompas.com.
Arinal menyebut bahwa kendaraan yang mengalami over demension over load (ODOL) menjadi penyebab utama jalanan rusak.