Sosok AKBP Buddy Alfrits, Perwira Polisi yang Tewas Tertabrak Kereta Tapi Keluarga Curigai Dibunuh

Inilah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang sosok AKBP Buddy Alfrits yang dikabarkjan meninggal dunia tertabrak kereta


zoom-inlihat foto
istimewa-Kasat-Narkoba-Polres-Metistimewa.jpg
istimewa
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu. (Ist)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anggota polisi AKBP Buddy Alfrits saat ini sedang menjadi perbincangan panas masyarakat Indonesia.

Hal ini dikarenakan kabar AKBP Buddy Alfrits tewas tertabrak kereta.

Tak palang, berita polisi tertabrak kereta ini viral di Internet.

Lantas siapa AKBP Buddy Alfrits sebenarnya?

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait sosok AKBP Buddy Alfrits yang perlu kamu ketahui:

Seperti dilansir dari LinkedIn, AKBP Buddy Alfrits Towoliu pernah menduduki posisi sebagai Kanit 5 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

AKBP Buddy Alfrits Towoliu bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2015 silam seperti yang TribunJakarta.com.

Dia juga pernah meraih penghargaan atas pengungkapan kasus-kasus kejahatan saat itu.

Baca: Gara-gara Vira, Aditya Hasibuan Anak Polisi dan Ken Admiral Terlibat dalam Kasus Penganiayaan

Baca: Tampang Aditya Hasibuan, Anak AKBP Achiruddin Hasibuan yang Aniaya Ken Admiral

AKBP Buddy Alfrits meraih penghargaan bersama tim lainnya yakni AKBP Herry Heryawan, Kompol Teuku Arsya Khadafi, Kompol Jerry R Siagian, AKP Rovan Richard, dan AKP Ade Rosa.

Di tahun yang sama, AKBP Buddy Alfrits pernah menangani kasus Tata Chubby yang cukup menarik perhatian masyarakat.

Pada 2022, Buddy menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pengamanan Internal atau Kassubid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya.

AKBP Buddy Alfrits Towoliu ini pun pernah menerima penghargaan sebagai anggota Propam Polda Metro Jaya yang memiliki dedikasi juga prestasi yang baik dalam pelaksanaan tugas.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Ferdy Sambo yang saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

AKBP Buddy Alfrits Towoliu kemudian dimutasi menjadi Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur sejak Maret 2023.

Saat itu dirinya menggantikan posisi AKBP Agung Wibowo.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu. (Ist)
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu. (Ist) (istimewa)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan AKBP Buddy Alfrits Towoliu selama beberapa pekan ke belakang menderita penyakit terkait empedu.

AKBP Buddy Alfrits Towoliu juga disebut telah berobat dan menjalani perawatan medis.

Bahkan, AKBP Buddy Alfrits Towoliu telah melapor ke Kapolres Jakarta Timur untuk izin melakukan operasi lantaran tak tahan dengan penyakit yang diderita itu.

"Jauh sebelumnya kejadian ini yang bersangkutan ini sakit, berobat, kemudian menjalani beberapa medis yang juga jadi bahan proses penyelidikan, yang sakitnya adalah di empedu."

"Sakitnya ini sudah melapor ke Kapolres untuk sementara seminggu dua minggu menjalani operasi karena sudah tidak tahan lagi," ungkap Trunoyudo di lokasi kejadian, Sabtu.

Adapun keterangan dari sisi internal ini akan menjadi bagian dari penyelidikan.

Kini pihak kepolisian terus melakukan pendalaman secara induktif dan deduktif, juga mengumpulkan keterangan saksi eksternal.

Keluarga Duga AKBP Buddy Alfrits Towoliu Tewas Terkait Mafia Narkoba

Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut yang bersangkutan diduga meninggal karena bunuh diri.

AKBP Buddy Alfrits Towoliu ditemukan tewas di sekitar perlintasan kereta api depan Pasar Enjo, Cipinang, Jakarta Timur tepatnya di jalur rel kereta api km 12+400 jalur DDT petak jalan Jatinegara-Bekasi, pada Sabtu (29/4/2023).

Baca: Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati, Banding yang Diajukan Ditolak

Baca: Kombes YBK Ditangkap di Kamar Hotel Bareng Wanita, Polisi Juga Temukan 2 Klip Sabu

AKBP Buddy Alfrits, kata Trunoyudo, diketahui selama beberapa pekan ke belakang menderita penyakit terkait empedu.

Sedangkan pihak keluarga AKBP Buddy Alfrits Towoliu mengungkapkan penjelasan berbeda.

Pihak keluarga Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur ini menduga kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu ini ada hubungannya dengan kasus yang sedang ditangani.

Dugaan tersebut lantaran beberapa saat sebelum jasad Buddy ditemukan di perlintasan rel kereta api dekat Stasiun Jatinegara, AKBP Buddy Alfrits Towoliu sempat mendapat telepon dari seseorang tidak dikenal.

Adanya panggilan telepon tersebut membuat AKBP Buddy Alfrits Towoliu memilih pergi dengan menggunakan taksi online.

Padahal dirinya sedang berada di Mapolres Metro Jakarta Timur untuk mendekorasi ruang barunya.

Dalam hal ini pihak keluarga menilai sosok yang menghubungi AKBP Buddy Alfrits Towoliu sebelum kejadian bukan orang sembarang.

Hal ini karena membuat perwira menengah tersebut memilih pergi tidak dengan mobil pribadi.

Bahkan Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 09.00 WIB Buddy dan seorang keponakanya sedang berada di Mapolres Metro Jakarta Timur untuk mendekorasi ruang barunya sebagai Kasat Narkoba.

"Apa karena jabatan baru ini mungkin diduga dia mau sidik (penyidikan). Karena Kasat Narkoba, kalau sidik kan berhadapan dengan mafia," papar Cyprus, Paman AKBP Buddy Alfrits Towoliu, Sabtu (29/4/2023).

Evakuasi jenazah Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (29/4/2023)
Evakuasi jenazah Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (29/4/2023) (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Pihak keluarga berpendapat tentang adanya kemungkinan AKBP Buddy Alfrits Towoliu sudah meninggal terlebih dahulu sebelum tertabrak kereta api (KA) 320 Tegal Bahari.

Kemudian jasadnya dibiarkan di rel guna menghilangkan barang bukti.

Keluarga AKBP Buddy Alfrits Towoliu pun menolak hasil penyelidikan sementara Polda Metro Jaya bahwa Buddy memilih mengakhiri hidup lantaran semasa hidup tidak memiliki riwayat masalah kejiwaan, maupun ekonomi.

"Kami menduga mungkin sudah ada perbuatan sebelumnya. Dibunuh baru dibuang di tengah rel kereta. Namanya salah satu cara menghilangkan jejak," ungkapnya.

Cyprus meminta kepada publik tidak menduga AKBP Buddy Alfrits Towoliu bunuh diri karena jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan.

Pihak keluarga pun meyakini penyebab kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu baru bisa dipastikan setelah sosok yang menelepon Buddy beberapa saat sebelum meninggal dunia terungkap.

"Siapa yang menelpon yang terakhir itu. Dari menelpon sampai dia berangkat itu enggak sampai satu jam meninggal. Handphonenya sekarang diamankan penyidik sebagai barang bukti," jelas dia..

(TRIBUNNEWS/TRIBUNJAKARTA/TRIBUNNEWSWIKI/Ka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews dan Tribun Jakarta dengan judul Bukan Bunuh Diri, Keluarga Duga AKBP Buddy Alfrits Towoliu Tewas Terkait Mafia Narkoba,Ini Alasannya dan Pihak Keluarga Duga Kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu Terkait Mafia Narkoba

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved