TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dalam urusan pelayanan kesehatan, chatbot ChatGPT disebut lebih akurat, mendetail, dan berempati daripada para dokter .
Hal itu diungkapkan dalam hasil studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Jama Intern Med. pada 28 April 2023.
Studi tersebut mencoba mencari tahu apakah ChatGPT bisa lebih baik daripada dokter dalam hal memberikan informasi kesehatan yang berstandar tinggi.
Menurut para peneliti, ChatGPT-lah yang lebih baih, bahkan jauh lebih baik.
Kesimpulan itu diambil setelah peneliti membandingkan jawaban dokter dengan jawaban ChatGPT atas lebih dari 200 pertanyaan kesehatan. Peneliti menyebut hampir 80 persen jawaban ChatGPT lebih akurat dan mendetail daripada jawaban para dokter.
Tak hanya itu, ChatGPT juga disebut memperlihatkan sikap yang lebih baik daripada dokter. Ada kurang dari 5 persen jawaban dokter yang dianggap “berempati” dan “sangat berempati”. Sementara itu, ada 45 persen jawaban ChatGPT yang dianggap berempati.
Baca: Muncul Kekhawatiran, Lembaga Perlindungan Privasi di Eropa Bentuk Satgas ChatGPT
“Untuk pertama kalinya kami membandingkan respons AI (teknologi kecerdasan buatan) dengan respons dari dokter terhadap pesan dari pasien yang sama, dan AI menang telak” kata John Ayers selaku pemimpin tim studi itu, dikutip dari United Press International, (29/4/2023).
“Ini tidak berarti AI bakal menggantikan dokter kalian,” kata Ayers yang juga menjadi pakar kesehatan di Institut Qualcomm, Universitas California, San Diego.
“Namun, itu artinya dokter yang menggunakan AI bisa menjawab lebih banyak pesan dengan respons yang lebih berkualitas dan lebih berempati,” ujar dia menegaskan.
Baca: Ramai ChatGPT, Elon Musk Minta Pengembangan Kecerdasan Buatan Ditangguhkan
Dalam studi itu, salah satu pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan mengenai risiko kebutaan setelah mata terkena cairan pemutih.
“Saya turut prihatin mendengar bahwa mata Anda terkena cairan pemutih,” demikian balasan dari ChatGPT. Aplikasi itu kemudian menyarankan untuk membersihkan mata dengan air bersih atau cairan saline seegeram mungkin.
“Tampaknya tidak mungkin Anda akan menjadi buta karena mata Anda terkena cairan pemutih,” kata ChatGPT.
“Namun, penting untuk berhati-hati dengan mata itu dan mencari pertolongan jika diperlukan demi mencegah iritasi atau kerusakan lebih lanjut.
Sementara itu, dokter memberikan balasan, “Sepertinya Anda akan baik-baik saja. Anda harus membilas mata kapan pun Anda terkena bahan kimia atau benda asing di mata. Anda juga bisa menghubungi Control 1-800-222-1222."
Ayers dan rekan sejawatnya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat pasien lebih banyak mencari layanan kesehatan secara virtual.
Baca: ChatGPT Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Biaya, Cara Berlangganan dan Fiturnya
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang ChatGPT di sini.