“Yang kedua, PPP ingin menitipkan politik amar makruf nahi munkar kepada beliau untuk diimplementasikan dalam tatanan politik pemerintahan negara di masa mendatang melalui prinsip-prinsip politik religius,” tutur Mardiono.
“Sebab, PPP yakin seyakin-yakinnya bahwa dengan kultur berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama, beliau pasti memiliki visi yang hampir sama dengan PPP,” kata Plt Ketua Umum PPP.
“Semoga Indonesia yang didambakan oleh umat dan pendiri bangsa ini dapat menjadi negara yang kuat dan rakyat sejahtera lahir dan batin,” imbuhnya.
3. PPP menilai Ganjar Pranowo layak jadi Presiden RI
“Yang ketiga, PPP memandang bahwa kapasitas, integritas, dan akseptabilitas beliau sangat layak untuk menduduki posisi sebagai pemimpin bangsa,” kata Mardiono.
“Selain itu, dukungan popularitas dan elektabilitas sebagai politisi, telah dibuktikan oleh berbagai lembaga survei, dengan menempatkan posisi teratas (kepada Ganjar Pranowo) bila dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lainnya,” sebut Mardiono.
4. Mertua Ganjar Pranowo pernah menjabat Ketua DPC PPP Purbalingga
“Selanjutnya yang keempat, secara historis, Ganjar Pranowo merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan PPP,” kata Plt Ketua Umum PPP.
“Karena mertua beliau, Bapak Ahmad Musaddiq Supriyadi pernah menjabat sebagai Ketua DPC PPP Purbalingga saat tahun 1973 hingga tahun 1991,” imbuhnya.
“Selama lima periode, beliau menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten dan satu periode sebagai anggota MPR RI dari PPP,” kata Mardiono.
“Hingga saat ini, rumah mertua beliau juga masih digunakan sebagai kantor DPC PPP di Kabupaten Purbalingga,” imbuh Mardiono.
Baca: Jadi Idaman DPW Nasdem untuk Pilpres 2024, Ganjar : Lamaran? Saya PDI Perjuangan
Baca: Profil Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang Tidak Diundang Dalam Acara PDI Perjuangan
5. Kakak ipar Ganjar Pranowo menjabat DPC PPP Purbalingga
“Selanjutnya juga, kakak ipar beliau bernama Nurul Hidayah, saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Purbalingga, sekaligus merupakan anggota fraksi PPP DPRD Jawa Tengah,” kata Mardiono.
6. Mandat Rapimnas V PPP
Keputusan Capres 2024 PPP dibuat usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Yogyakarta pada Selasa (25/4/2023).
Keputusan Rapimnas V menjadi salah satu alasan kuat PPP mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.
“Dan berikutnya yang keenam, berdasarkan mandat yang diberikan oleh forum Rapimnas V, maka DPP PPP akan berusaha secara maksimal, melakukan komunikasi dan langkah-langkah politik, untuk mendorong kader PPP dapat dipasangkan sebagai bakal calon wakil presiden RI mendampingi Bapak Ganjar Pranowo,” kata Mardiono.
“Ini saya tekankan, karena ini adalah amanat dari hasil rapat konstitusi PPP,” tegasnya.
“Keinginan ini bukan harapan yang berlebihan, mengingat kader PPP bapak Dr. H. Hamzah Haz pernah menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Ibu Megawati Soekarnoputri,” imbuh Mardiono.
“Berdasarkan amanat Rapimnas V DPP PPP juga akan segera melakukan komunikasi politik dengan Ketua Umum DPP PDI-P yang Insya Allah waktunya sedang diatur,” katanya.
“Oleh karena itu, bapak H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., sebagai kader PDI-P dan telah diumumkan sebagai calon presiden RI pada pemilihan presiden mendatang,” ujar Mardiono.
(TRIBUN JOGJA/TRIBUNNEWSWIKI/Ka)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Jogja dengan judul 6 Alasan Kenapa PPP Usung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024