AS Selidiki Asal-usul Bocornya Dokumen Intelijen yang Sangat Rahasia

Beberapa pejabat AS dan pakar keamanan dari Barat meduga dokumen itu dibocorkan oleh seseorang di AS.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-dokumen-rahasia.jpg
Pixabay
Ilustrasi dokumen rahasia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki kasus bocornya sejumlah dokumen intelijen yang sangat dirahasiakan.

Dokumen itu menginformasikan beberapa hal, mulai dari pertahanan udara Ukraina hingga agen mata-mata Israel.

Kini AS berusaha mencari sumber kebocoran itu. Beberapa pejabat AS dan pakar keamanan dari Barat menduga dokumen itu dibocorkan oleh seseorang di AS.

Menurut pejabat AS, dokumen itu kemungkinan dibocorkan oleh seorang warga Amerika, bukan seseorang yang menjadi warga negara sekutu Amerika.

"Fokusnya saat ini ialah kebocoran dari AS, karena banyak dari dokumen itu yang hanya ada di tangan AS," kata Michael Mulroy, mantan pejabat senior Pentagon, dikutip dari Reuters, (10/4/2023).

Pejabat AS mengatakan penyelidikan kebocoran itu baru berada pada tahap awal. Kemungkinan adanya unsur pro-Rusia dalam kasus itu belum dikesampingkan.

Baca: Setelah Kasus Balon Mata-Mata, AS Kini Curigai Crane Tiongkok di Pelabuhan

Dokumen yang bocor itu tersebar di media sosial. Kebocoran itu merupakan yang terparah sejak kasus kebocoran lebih dari 700.000 dokumen tahun 2013 lalu.

Selain dokumen berlabel "Secret" dan "Top Secret", ada pula dokumen berlaben "NOFORN" yang artinya tidak boleh diserahkan kepada warga negara asing.

Kepada Reuters, dua pejabat AS mengaku belum mengesampingkan kemungkinan bahwa dokumen-dokumen itu telah direkayasa untuk menyesatkan para penyelidik yang berupaya mencari tahu asal kebocoran.

Salah satu dokumen bertanggal 23 Februari berisi informasi bahwa amunisi sistem pertahanan udara S-300 milik Ukraina diperkirakan akan habis tanggal 2 Mei.

Baca: AS Akhirnya Merilis Foto Balon Mata-Mata Tiongkok yang Ditembak Jatuh

Informasi rahasia seperti itu bisa dimanfaatkan oleh pasukan Rusia. Sementara itu, Presiden Ukraina dan para pejabat keamanan di negara itu telah menggelar rapat pada hari Jumat guna membahas cara mencegah kebocoran dokumen.

Dokumen lainnya yang diduga berasal dari intelijen CIA menginformasikan bahwa agen intelijen Mossad mendukung protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dokumen itu, apabila menang sahih, menunjukkan bahwa AS telah memata-matai Israel, salah satu sekutu terpentingnya di Timur Tengah. Kantor Netanyahu menyebut bahwa pernyataan dalam dokumen itu "bohong dan tidak memliki dasar apa pun".

Selain itu, ada pula dokumen berisi informasi tentang diskusi internal yang dilakukan para pejabat senior Korea Selatan (Korsel). Diskusi itu digelar untuk membahas tekanan AS terhadap Korsel agar membantu persenjataan untuk Ukraina.

Kantor kepresidenan Korsel mengaku sudah mengetahui dokumen itu dan berencana membahasnya dengan AS.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Amerika Serikat di sini.

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved