Apa Itu Leptospirosis ? Penyakit Kencing Tikus yang Perlu Kamu Diwaspadai Saat Banjir

Inilah hal-hal yang perlu kamu ketahui terkait penyakit kencing tikus atau Leptospirosis


zoom-inlihat foto
Leptospirosis.jpg
www.dinkes.salatiga.go.id
Leptospirosis


Tanda klinis leptospirosis bervariasi dan tidak spesifik. Terkadang hewan peliharaan tidak memiliki gejala apa pun. Tanda-tanda klinis umum telah dilaporkan pada anjing. Ini termasuk:

- Demam

- Muntah

- Sakit perut

- Diare

- Penolakan untuk makan

- Kelemahan parah dan depresi

- Kekakuan

- Nyeri otot yang parah

- Ketidakmampuan untuk memiliki anak anjing

Umumnya hewan yang lebih muda terkena dampak yang lebih serius daripada hewan yang lebih tua.

Jika menurut Anda hewan peliharaan Anda mungkin menderita Leptospirosis, segera hubungi dokter hewan Anda. Dokter hewan Anda dapat melakukan tes untuk menentukan apakah hewan peliharaan Anda mengidap penyakit tersebut atau tidak.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkit penyakit leptospirosis, di antaranya: 

- Hindari air yang sudah terkontaminasi dan pastikan kebersihan air sebelum mengonsumsinya.

- Jauhi binatang yang rentan terinfeksi bakteri, terutama tikus liar yang paling banyak membawa bakteri leptospira.

- Bersikap cermat terhadap lingkungan, terutama saat bepergian.

- Gunakan disinfektan jika perlu.

- Gunakan pakaian yang melindungi tubuh dari kontak langsung dengan hewan pembawa bakteri leptospira, serta bersihkan dan tutup luka dengan penutup tahan air agar tidak terpapar air yang terkontaminasi bakteri.

- Mandi secepatnya setelah berolahraga dalam air.

- Jaga kebersihan dan cuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan atau sebelum makan.

- Vaksinasi hewan piaraan atau ternak supaya terhindar dari leptospirosis.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved