Bersama Xi Jinping, Joe Biden Akan Bahas Insiden Balon Mata-Mata Tiongkok

Joe Biden berujar bahwa AS akan terus menempuh jalur diplomasi dalam persoalan balon Tiongkok.


zoom-inlihat foto
balon-milik-Tiongkok-y.jpg
HALEY WALSH / AFP
Foto yang diambil di Pantai Myrtle, Carolina Selatan, Amerika Serikat, memperlihatkan balon milik Tiongkok yang ditembak jatuh oleh jet tempur, (4/2/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan akan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping guna membahas insiden "balon mata-mata" Tiongkok di langit AS.

Balon itu sudah ditembak jatuh oleh jet tempur AS pekan lalu. Tiongkok membantah bahwa balon itu digunakan untuk keperluan spionase.

Setelah menembak balon itu, AS juga menembak jatuh tiga unidentified flying object (UFO) atau benda terbang tak dikenal.

"Kita tidak menginginkan perang dingin baru," kata Biden dikutip dari Reuters, (17/2/2023).

Biden tidak merinci kapan dia akan berbicara dengan Xi. Namun, dia berujar bahwa AS akan terus menempuh jalur diplomasi dalam persoalan balon itu.

"Saya ingin berbicara dengan Presiden Xi. Saya berharap kita bisa mencari akar permasalahan ini, tetapi saya tidak akan meminta maaf karena telah menembak jatuh balon itu," kata dia ketika menanggapi keluhan dari Tiongkok.

Tiongkok mengatakan balon berukuran 60 meter itu adalah balon yang digunakan untuk memantau kondisi cuaca. Akan tetapi, AS bersikeras mengatakan bahwa balon itu adalah balon mata-mata yang membawa perangkat elektronik.

Baca: Kaitkan Insiden Balon dengan Pemilu AS, Rusia: Akan Ada Pokemon & UFO

Biden awalnya tidak banyak bersuara tentang balon itu. Namun, dia terpaksa berkomentar lebih banyak setelah anggota DPR AS meminta dibukanya lebih banyak informasi tentang balon itu.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan intelijen AS masih berupaya mengetahui lebih banyak tentang tiga benda terbang diketahui. Satu ditembak jatuh di langit Alasa, satu di Kanada, dan satu lagi di Danau Huron.

Baca: Jepang Sebut UFO yang Terbang di Wilayahnya Adalah Balon Mata-Mata Tiongkok

Menurut pemerintah AS, ketiga benda itu ditembak jatuh lantaran menjadi ancaman bagi penerbangan sipil.

"Kita belum tahu persis ketiganya itu objek apa, tetapi saat ini tak ada yang menunjukkan bahwa ketiganya terkait dengan program balon mata-mata Tiongkok atau ketiganya adalah alat spionase dari negara lain," ujar Biden.

"Intelijen meyakini ketiganya kemungkinan besar adalah "balon yang punya kaitan dengan perusahaan swasta, [kepentingan] hiburan, atau lembaga penelitian."

Kata Biden, hasil tinjauan tentang cara pemerintahannya menangani benda terbang tak diketahui itu akan dirahasiakan dan dibagikan kepada anggota parlemen terkait.

"Parameter ini akan tetap dirahasiakan sehingga kita tidak akan memberikan peta strategi kepada musuh kita yang mencoba menerobos pertahanan kita."

Ketika diminta menanggapi komentar Biden tentang balon ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok kembali menegaskan bahwa balon itu adalah balon sipil tak berawak. Dia menyebut balon itu terbang hingga ke langit AS karena suatu insiden.

Baca: Tiongkok Serang Balik, Tuding AS Terbangkan Banyak Balon di Wilayahnya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Joe Biden di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved