Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ferdy Sambo adalah bekas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadiv Propam Polri).
Ia tercatat mengemban jabatan sebagai Kadiv Propam Polri sejak tahun 2020 hingga 2022.
Kala itu, Sambo menggantikan posisi Komjen Pol. (Anm.) Ignatius Sigit Widiatmono, S.I.K., M.Si., M.H., M.T.C.P. yang meninggal dunia.
Pangkat terakhir Ferdy Sambo di Polri adalah Inspektur Jenderal atau Irjen atau jenderal bintang dua.
Ia resmi dipecat secara tidak hormat (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH) sebagai perwira tinggi (pati) Polri pada 19 September 2022.
Sambo dipecat karena terlibat kasus pembunuhan berencana ajudannya sendiri yang bernama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Kehidupan Pribadi #
Ferdy Sambo lahir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada tanggal 9 Februari 1973.
Ia memiliki istri yang bernama Putri Candrawathi dan menganut agama Kristen.
Sambo dan Putri mempunyai empat orang anak yang bernama Trisha Eungelica Ardyadana Sambo, Tribrata Putra Sambo, Datia Sambo, dan Arka.
Pendidikan #
Ferdy Sambo adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.
Ia satu angkatan dengan Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Semasa sekolah, Sambo mengenyam pendidikan di SMP Negeri 6 Ujung Pandang dan SMA Negeri 1 Ujung Pandang.
Nama lengkapnya adalah Ferdy Sambo, S.H., S.I.K., M.H.
Karier #
Karier Ferdy Sambo telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Bogor (2003–2004), Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004–2005), Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005–2007), dan Wakapolres Sumedang (2007–2008).
Selain itu, Ferdi Sambo juga sempat menduduki posisi sebagai Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008–2009), Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009–2010), Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010–2012), dan Kapolres Purbalingga (2012–2013).
Tak sampai di situ, ia juga pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Brebes (2013–2015), Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016), Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016), Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018), dan Koorspripim Polri (2018–2019).
Kariernya kemudian makin cemerlang setelah ia didapuk menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri pada tahun 2019.
Pada tahun 2020, ia diangkat menjadi Kadiv Propam Polri.
Kemudian, Sambo dimutasi menjadi Pati Yanma Polri karena terjerat kasus pembunuhan pada tahun 2022.
Rekam Jejak #
Ferdy Sambo mempunyai rekam jejak yang cemerlang selama menjadi anggota polisi.
Ia tercatat pernah menangani sejumlah kasus besar di tanah air.
Pada tahun 2016, Sambo pernah mengusut kasus bom bunuh diri di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus).
Selain itu, ia juga pernah terlibat dalam pengungkapan kasus kopi racun sianida pada 2016.
Tak hanya itu, Sambo juga pernah mengungkap kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang pelakunya adalah Djoko Tjandra.
Ia juga pernah mengungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan penitaan barang bukti 4 ton 212 kilogram sabu.
Tak hanya itu, Ferdy Sambo juga turut serta dalam pengungkapan kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI 2020.
Sepanjang kariernya, Ferdy Sambo juga telah dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama yang diberikan oleh Presiden RI.
Kasus #
Karier cemerlang Ferdy Sambo setelah berpuluh tahun harus sirna seketika karena jenderal asal Sulsel ini terjerat kasus pembunuhan.
Pada Jumat, 8 Juli 2022, ajudannya yang bernama Yosua tewas ditembak ajudan lainnya yang bernama Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel).
Polisi, dalam hal ini Polres Jaksel, sempat mengumumkan bahwa kejadian itu merupakan peristiwa polisi tembak polisi yang diakibatkan adanya pelecehan seksual terhadap istri Sambo, Putri Candrawati.
Faktanya, setelah beberapa hari, Sambo mengakui bahwa itu adalah skenario yang ia buat. Atas perintahnya, CCTV hingga sejumlah barang bukti ia musnahkan.
Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 9 Agustus 2022. Ia kemudian ditahan di Mako Brimob Polri.
Setelah itu, ia menjalani sidang sebagai terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J. Hari demi hari Sambo lewati di balik jeruji besi sambil menanti putusan apa yang ia dapatkan.
Pada 17 Januari 2023, Ferdy Sambo dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) PN Jaksel.
Pada 13 Februari 2023, majelis hakim PN Jaksel yang dipimpin oleh Wahyu Iman Santoso menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Ferdy Sambo.
Majesli hakim menilah bahwa Ferdy Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
| Biodata |
|---|
| Nama | Ferdy Sambo |
|---|
| Tempat dan Tanggal Lahir | Barru, Sulsel, 9 Februari 1973 |
|---|
| Agama | Kristen |
|---|
| Profesi | Eks Pati Polri |
|---|
| Pangkat | Irjen |
|---|
| Istri | Putri Candrawathi |
|---|
| Anak | 4 |
|---|
| Lulusan Akpol | 1994 |
|---|
| - |
| - |
Sumber :
1. www.tribunnewswiki.com
2. nasional.kompas.com