TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kue keranjang selalu muncul saat Imlek tiba.
Kue yang terbuat dari tepung beras ketan inilekat dengan perayaan Imlek.
Lantas apa itu kue keranjang?
Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang kue keranjang serta makna dari jajanan ini:
Jika dilihat dari bentuk dan teksturnya, kue keranjang mirip dengan dodol, seperti dikutip dari Kompas.com,
Dalam bahasa Mandarin, kue keranjang disebut juga dengan Nian Gao atau dalam dialek Hokkian disebut Ti Kwe.
Baca: Drama China - Lost You Forever (2023)
Baca: Barongsai
Ti Kwe bermakna sebagai kue manis yang disusun bertingkat. Ini melambangkan peningkatan rejeki atau kemakmuran.
Asal usul cerita kue keranjang, diketahui merupakan sebuah inovasi masyarakat pada zaman China kuno.
Menurut cerita, pada zaman China ada raksasa bernama Nian yang tinggal di sebuah gua di gunung.
Nian akan berburu saat ia kelaparan.
Namun pada musim dingin, hewan-hewan sedang berhibernasi sehingga Nian kesulitan menemukan makanan.
Akhinya Nian pun turun ke desa untuk mencari korban.
Masyarakat desa ketakutan. Mereka memikirkan cara agar Nian tidak memangsa mereka.
Akhirnya, seorang warga desa bernama Gao memiliki ide untuk membuat beberapa kue sederhana.
Kue itu dibuat dari campuran tepung ketan dan gula.
Kemudian, oleh warga kue tersebut diletakkan di dekat pintu masuk untuk diberikan kepada Nian.
Sejak saat itu penduduk desa giat membuat kue keranjang setiap musim dingin, agar Nian tidak memburu dan memangsa mereka.
Di sisi lain, hal itu juga untuk mengingat jasa GAo yang telah berhasil mencegah Nian.
- Makna Kue Keranjang
Dalam keluarga Tionghoa, kue keranjang diyakni sebagai hidangan yang membawa keberuntungan.