Diduga Tiap Hari Ada 9.000 Warga Tiongkok yang Meninggal karena Covid-19

Menurut Airfinity, total kematian di Tiongkok sejak 1 Desember diperkirakan mencapai 100.000 orang.


zoom-inlihat foto
mutasi-v-corona.jpg
CDC
Ilustrasi virus corona (CDC)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah perusahaan data kesehatan asal Inggris bernama Airfinity memperkirakan tiap hari ada sekitar 9.000 warga Tiongkok yang meninggal akibat Covid-19, (29/12/2022).

Jumlah itu hampir dua kali lipat dari perkiraan yang dibuat Airfinity pada minggu lalu.

Mengutip pemberitaan Reuters, kasus Covid-19 di Tiongkok melonjak sejak November lalu. Lonjakan bahkan makin tinggi setelah Tiongkok melonggarkan kebijakan nol-Covid.

Menurut Airfinity, total kematian di Tiongkok sejak 1 Desember diperkirakan mencapai 100.000 orang. Adapun jumlah kasus diperkirakan mencapai 18,6 juta. Dalam melakukan perkiraan, Airfinity menggunakan pemodelan yang didasarkan pada data dari provinsi-provinsi di Tiongkok sebelum diterapkannya perubahan terbaru dalam pelaporan kasus.

Airfinity memperkirakan kasus infeksi di Tiongkok akan mencapai periode puncak pertama pada tanggal 13 Januari 2023. Pada periode itu diperkirakan ada 3,7 juta kasus tiap hari.

Baca: Rekor Dunia, Diduga Ada 250 Juta Infeksi Covid-19 di Tiongkok Bulan Ini

Di sisi lain, saat ini pemerintah Tiongkok hanya melaorkan beberapa ribu kasus baru tiap hari. Sebagain besar tempat tes PCR pun sudah dibongkar lantaran Tiongkok saat ini lebih memprioritaskan pengobatan pasien daripada pencegahan infeksi.

Baca: Kasus Covid-19 Melonjak, Krematorium di Tiongkok Dibanjiri Pelanggan

Menurut pemodelan Airfinity, periode puncak kasus kematian akan terjadi pada tanggal 23 Januari 2023. Pada periode itu akan ada sekitar 25.000 kasus kematian per hari. Total kematian dari Desember 2022 hingga periode puncak mencapai 584.000 jiwa.

Sejak 7 Desember 2022, ketika Tiongkok mengubah drastis kebijakan penanganan Covid-19, jumlah kasus kematian yang dilaporkan secara resmi hanya 10 kasus.

Baru-baru ini pejabat kesehatan di sana mendefinisikan kematian akibat Covid-19 sebagai kematian yang disebabkan oleh kegagalan sistem pernapasan karena Covid-19. Dengan demikian, kasus kematian akibat penyakit dan kondisi lainnya, meski yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19, tidak disertakan dalam laporan kematian akibat Covid-19.

Dari awal pandemi hingga tanggal 28 Desember 2022, jumlah resmi kasus kematian di Tiongkok akibat Covid-19 hanya mencapai 5.246.

Sementara itu, Airfinity memperkirakan jumlah kematian di Tiongkok akan mencapai 1,7 juta kasus pada akhir April 2023.

Baca: Hacker Tiongkok Diduga Curi Dana Bantuan Covid-19 Senilai Rp310 M

Kepala epidemiolog Tiongkok, Wu Zunyou, pada hari Kamis mengatakan tim dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok akan memperkirakan jumlah kematian dengan cara berbeda.

Menurut Wu, Tim itu akan menghitung perbedaan antara jumlah kematian pada gelompang Covid-19 saat ini dan perkiraan jumlah kematian jika epidemi tidak pernah muncul.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Tiongkok di sini.

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved