Setelah Dilengserkan, Presiden Peru Pedro Castillo Ditangkap Polisi

Presiden Peru, Pedro Castillo, ditangkap setelah parlemen memutuskan untuk melengserkannya.


zoom-inlihat foto
Presiden-Peru-Pedro-Castillo.jpg
News Sky/Kepolisian Peru
Presiden Peru, Pedro Castillo, ditangkap.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polisi dikabarkan menangkap Presiden Peru, Pedro Castillo, setelah parlemen memutuskan untuk melengserkannya.

Di Twitter beredar foto yang memperlihatkan seorang pria yang diduga sebagai Castillo. Pria itu mengenakan jaket biru dan duduk di atas sofa. Namun, dalam foto itu matanya tidak diperlihatkan.

Parlemen Peru telah sepakat untuk menurunkan Castillo dari jabatannya melalui pemungutan suara. Dia digantikan oleh Dina Boluarte yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden.

Dalam pemungutan suara itu, 101 anggota parlemen memilih Castillo dilengserkan. Adapun 6 anggota memilih menolak, sedangkan 10 lainnya abstain. Castillo diturunkan karena alasan "ketidakmampuan secara permanen dalam moral".

Menurut laporan Associated Press, Castillo dilengserkan setelah berusaha membubarkan parlemen. Sebelum pemungutan suara itu, Castillo sempat berujar sedang membuat pemerintahan darurat baru. Dia juga meminta parlemen yang baru utnuk membuat konstitusi baru.

Baca: PM Peru Anibal Torres Vasquez Umumkan Pengunduran Diri secara Mendadak

Dikutip dari News Sky, dalam wawancaranya yang disirkan di televisi, Castillo mengatakan akan memerintah dengan dekrit. Dia juga meminta diberlakukannya jam malam mulai Rabu malam, (7/12/2022).

Selain itu, dia juga membahas perubahan dalam kepemimpinan kehakiman, kepolisian, dan Mahkamah Konstitusi. Sebagai tanggapan, kepala Angkatan Darat Peru memutuskan mundur bersama dengan empat menteri.

Baca: Tragedi Estadio Nacional Disaster Peru

Castillo melakukan berbagi langkah itu ketika lawan-lawannya di parlemen berusaha untuk melengserkannya. Upaya pelengseran ini sudah yang ketiga kalinya.

Sementara itu, kantor Ombudsman Peru telah meminta Castillo untuk mundur dan menyerahkan diri di depan pihak berwenang.

Castillo juga diduga melakukan tindakan korupsi meski membantahnya. Kata dia, dugaan itu didasarkan pada "kabar burung oleh orang-orang ingin meringakan hukuman mereka sendiri atas kejahatan dengan menyalahgunakan kepecayaannya, dan berusaha melibatkannya tanpa bukti.

Jaksa federal kini menyelidii enam kasus yang menjerat Castillo, hampir semuanya adalah kasus dugaan korupsi.

Sementara itu, Boluarte, 60 tahun, kini telah mengambil sumpahnya sebagai presiden sementara. Dia menjadi perempuan pertama yang menjadi Presiden Peru.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Peru di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved