NASA: Beberapa Tahun Mendatang Astronaut Akan Tinggal di Bulan

NASA meluncurkan proyek Artemis yang bertujuan membawa astronaut ke Bulan dan mendirikan pangkalan luar angkasa di permukaan Bulan


zoom-inlihat foto
European-Service-Module-untuk-misi-Artemis-II.jpg
CHANDAN KHANNA / AFP
Foto memperlihatkan European Service Module untuk misi Artemis II di Operations and Checkout Building (O&C), Kennedy Space Center, Florida, (28/8/2020).


TRIBUNNESWIKI.COM - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan astronaut akan tinggal dan bekerja di Bulan.

Menurut NASA, rencana itu bisa terealisasi beberapa tahun mendatang atau dalam dekade saat ini.

Kini NASA sudah memulai proyek Artemis dengan mengirimkan roket ke Bulan. Roket tersebut membawa kapsul luar angkasa generasi terbaru.

Proyek Artemis bertujuan membawa astronaut ke Bulan dan mendirikan pangkalan luar angkasa di permukaan Bulan yang bisa menjadi batu pijakan dalam upaya manusia menjelajahi Planet Mars.

Pangkalan itu disebut Artemis Base Camp. Di sana akan terdapat kabin luar angkasa modern dan bahkan "rumah bergerak". Astronaut bisa tinggal di sana hingga 2 bulan.

"Guna memberi para astronaut tempat untuk tinggal dan bekerja di Bulan, konsep Artemis Base Camp milik NASA meliputi kabin moden, kendaraan penjelajah, dan bahkan rumah bergerak," kata sekorang juru bicara NASA dikutip dari News Sky, (19/11/2022).

"Misi awal termasuk tinggal di permukaan dalam waktu singkat, tetapi seiring dengan berkembangnya pangkalan itu, tujuaannya ialah memungkinkan astronaut tinggal di pemukaan Bulan hingga dua bulan."

Baca: NASA Ungkap Penyebab Misi Artemis I ke Bulan Terpaksa Ditunda

Misi Artemis I yang berlangsung selama tiga minggu sudah diluncurkan pekan ini. Roket Artemis akan menempatkan kapsul yang berjarak sekitar 97 km dari permukaan Bulan. Roket kemudian akan terbang sekitar 64.000 km dari Bulan dan kembali ke Bumi.

Kapsul itu diperkirakan akan tiba di Bumi tanggal 11 Desember.

Baca: Roket New Shepard Jeff Bezos Gagal Diluncurkan, Booster Jatuh

Dalam misi Artemis I tidak ada astronaut yang ikut serta. Misi itu hanya akan menjadi awal misi menerbangkan kembali manusia ke Bulan.

Sudah lebih dari setengah ada manusia tidak menginjakkan kaki di Bulan. Terakhir kali manusia ke bulan adalah pada tahun 1972 ketika misi Apollo terakhir diluncurkan.

Kali ini misi penerbangan manusia ke Bulan tidak menggunakan nama Apollo, tetapi Artemis. Artemis adalah dewa yang menjadi saudara Apollo dalam mitologi Yunani.

NASA berharap proyek Artemis bisa mengantarkan astronaut ke permukaan bulan paling cepat tahun 2025. Badan antariksa itu juga berjanji akan membawa "wanita dan orang kulit berwarna pertama" yang berjalan di Bulan.

"Pengalaman kita di Bulan pada dekade ini akan menyiapkan petualangan lebih besar bagi kita di alam semesta ini, yakni penjelajah di Mars oleh manusia," kata Kathy Lueders, salah satu pejabat NASA.

Baca: NASA Bersiap Luncurkan Roket ke Bulan, Tak Ada Astronaut yang Ikut

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang NASA di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved