KTT G20, Zelenskiy Sebut Sekarang Waktunya Paksa Rusia Berdamai

Melalui video, Zelenskiy berkata kepada anggota G20 bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memaksa Rusia berdamai.


zoom-inlihat foto
Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskiy-6.jpg
PETER NICHOLLS / POOL / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menghadiri konferensi pers dengan Perdana Menteri Inggris di Kiev, 1 Februari 2022


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mendesak para pemimpin dunia untuk mendukung rencana mengakhiri perang di negaranya.

Menurut Zelenskiy sekarang adalah waktu yang tepat untuk memaksa Rusia berdamai. Hal itu disampaikannya kepada negara anggota G20 melalui tautan video, (15/11/2022).

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali, invasi Rusia ke Ukraina memang menjadi salah satu bahan diskusi penting.

Sehari sebelumnya Zelenskiy mengunjungi Kota Kherson yang baru saja ditinggalkan oleh pasukan Rusia. Di sana dia terlihat menyalami tentara Ukraina dan melambaikan tangannya kepada warga kota itu.

Zelenskiy mengatakan Ukraina telah mengumpulkan bukti ratusan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Rusia. Kejahatan itu termasuk pembunuhan dan penculikan.

"Saya yakin sekarang saatnya perang destruktif Rusia harus dan bisa dihentikan," kata Zelenskiy dikutip dari Reuters.

Baca: Mayoritas Anggota G20 Mengecam Keras Invasi Rusia ke Ukraina

Dia mendesak Rusia untuk menarik mundur seluruh pasukannya dari Ukraina dan mengakui integritas wilayah Ukraina. Kata dia, Kiev tidak akan berkompromi dalam hal kedaulatan, wilayah, ataupun kemerdekaan. Selain itu, Zelenskiy meminta tawanan perang Ukraina dibebaskan.

"Silakan pilih jalan Anda dalam kepemimpinan, dan dengan bersama-sama kita pasti akan menerapkan cara perdamaian," kata dia.

Baca: Pakar Rusia Minta Negaranya Akui Kekalahan: Berhenti Berpura-pura

Senjata nuklir

Ukraina menyambut baik komentar Tiongkok yang mengkritik ancaman penggunaan senjata nuklir.

Komentar itu dilontarkan setelah Presiden Amerika Serika (AS) Joe Biden dan Presiden Tiongkok bertemu pada hari Senin.

Menurut Gedung Putih, Biden dan Xi sama-sama mengecam penggunaan serta ancaman penggunaan senjata nuklir di Ukrainna.

"Senjata nuklir tidak boleh digunakan dan perang nuklir tidak boleh terjadi," kata Xi kepada Biden, menurut laporan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

Komentar itu disambut positif oleh Zelenskiy. "Setiap orang paham kepada siapa komentar itu disampaikan," kata Zelenskiy.

Baca: Putin Bantah Rusia Berencana Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Di sisi lain, hubungan Xi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin makin erat dalam beberapa tahun terakhir. Tiongkok juga belum secara terbuka mengecam Rusia yang menyerbu Ukraina.

Putin sendiri sudah berulang kali menyatakan bahwa Rusia bisa menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya. Barat menganggap pernyataan ini sebagai ancaman penggunaan senjata nuklir di wilayah yang diklaim oleh Rusia.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini.

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved