Korut: Uji Coba Rudal Jadi Latihan untuk Serang Korsel & AS

Korut menyebut uji coba rudal yang dilakukan belakangan ini dimaksudkan sebagai latihan untuk menyerang target di Korsel dan AS.


zoom-inlihat foto
rudal-hipersonik-Korea.jpg
STR / KCNA VIA KNS / AFP
KCNA merilis foto uji coba rudal yang dilakukan pada tanggal 5 Januari 2022. Korea Utara mengaku bahwa rudal itu berjenis hipersonik.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Korea Utara (Korut) mengatakan serangkaian uji coba rudal yang digelar belakangan ini dimaksudkan sebagai latihan untuk menyerang target di Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

Menurut Korut, serangan itu menargetkan infrastruktur penting di Korsel dan AS, misalnya landasan udara dan sistem komando operasi.

Pernyataan itu menegaskan tekad pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong Un, untuk tidak mundur dalam menghadapi lawan-lawannya.

Beberapa pakar menyebut Kim juga menggunakan latihan militer sebagai dalih untuk memodernisasi senjata nuklirnya serta meningkatkan daya tawarnya dalam perjanjian dengan Korsel dan Korsel.

Pekan lalu Korut dilaporkan menembakkan puluhan rudal dan menerbangkan jet tempur ke perairan Korea. Aksi itu memunculkan peringatan evakuasi di sejumlah wilayah di Korsel dan Jepang.

Menurut Korut, peluncuran rudal itu merupakan bentuk protes terhadap latihan militer antara AS dan Korsel. Korut menuduhnya sebagai latihan untuk melancarkan invasi ke Korut.

Baca: Balas Aksi Korut, AS dan Korsel Tembakkan Rudal ke Lautan

Di sisi lain, AS dan Korsel menanggapinya dengan menguatkan latihan militer bersama. Kedua negara itu juga memperingatkan Korut untuk tidak menggunakan senjata nuklir. Jika senjata itu digunakan, kata AS, rezim Kim akan tamat.

"Operasi militer yang dilakukan Angkatan Bersenjata Rakyat Korea (ABRK) baru-baru ini adalah balasan yang jelas dari Korea Utara bahwa makin gigih tindakan provokasi militer yang dilanjutkan oleh musuh, maka makin besar dan kejam balasan yang akan dilancarkan ABRK," kata Staf Umum Militer Korut dalam pernyataannya, dikutip dari Associated Press, (8/11/2022).

Baca: Korut Tembakkan Rudal Balistik, Warga Jepang Diminta Berlindung

Disebutkan bahwa senjata yang diuji termasuk rudal balistik yang diisi dengan hulu ledak dispersi serta underground infiltration warhead yang bisa digunakan untuk menyerang landasan udara musuh. Ada pula rudal antiudara yang dirancang untuk menghancurkan pesawat musuh dalam berbagai jarak dan ketinggian.

Selain itu, Korut turut menembakkan rudal penjelajah strategis yang jatuh di perairan internasional dan berjarak sekitar 80 km dari Kota Ulsan di Korsel.

Militer Korut tidak secara tegas menyebutkan adanya peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) pada hari Kamis, (3/11/2022). Namun, surat kabar negara itu menerbitkan foto rudal yang terlihat seperti ICBM. Rudal itu disebut diluncurkan saat uji coba pekan lalu.

Beberapa pakar mengatakan sebagain vesar rudal Korut yang ditembakkan pekan lalu berjenis rudal jarak pendek yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Rudal itu mampu menghantam target militer di Korsel dan markas militer AS di sana.

Baca: Uji Coba Rudal Gagal & Buat Warga Khawatir, Militer Korsel Minta Maaf

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Korea Utara di sini.

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved