Kasus Covid-19 Mulai Naik, Kenali Gejala Barunya

Gejala umum Covid-19 bervariasi, tergantung status vaksinasi dan berapa banyak dosis yang disuntikkan.


zoom-inlihat foto
2-pilek.jpg
Shutterstock
ILUSTRASI - Pilek


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona, penyebab Covid-19, menghantui dunia hampir tiga tahun.

Dalam kurun tersebut, data Worldometers memperlihatkan lebih dari 600 juta kasus Covid-19 telah terjadi.

Tercatat, lebih dari 6,5 juta jiwa di antaranya telah melayang akibat penyakit ini.

Selama nyaris tiga tahun, virus corona telah berkembang menjadi banyak varian.

Kemudian gejala umum Covid-19 berubah seiring waktu.

Masker medis digunakan untuk mencegah penularan Covid-19, baik dari diri kita, jika positif Covid-19, maupun dari orang lain.
Masker medis digunakan untuk mencegah penularan Covid-19, baik dari diri kita, jika positif Covid-19, maupun dari orang lain. (FREEPIK/TIRACHARDZ)

Lantas saat ini, apa saja gejala umum Covid-19?

Pada Kamis, 20 Oktober 2022, Zoe Health Study berbasis di Inggris mengidentifikasi gejala Covid-19 paling umum saat ini.

Baca: Ilmuwan Jerman Mengklaim Virus Penyebab Covid-19 Dibuat di Laboratorium

Menurut analisis terbaru, dikutip dari Kompas.com, gejala umum Covid-19 bervariasi, tergantung status vaksinasi dan berapa banyak dosis yang disuntikkan.

Berikut peringkat gejala Covid-19 pada orang yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin:

  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Hidung mampet
  • Batuk terus-menerus
  • Sakit kepala.

Gejala umum pada orang divaksin satu dosis

Pada orang-orang yang baru menerima dosis pertama vaksin Covid-19, peringkat gejala umum yang menyerang antara lain:

  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Bersin
  • Batuk terus-menerus.

Gejala umum pada orang tanpa vaksin

Tak berbeda jauh, berikut peringkat gejala umum yang dilaporkan terjadi pada orang tanpa vaksin Covid-19:

  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Demam
  • Batuk terus-menerus.

Melihat gejala umum di atas, saat ini gejala khas Covid-19 seperti kehilangan penciuman atau anosmia, sesak napas, dan demam tak lagi berada di urutan teratas.

Bahkan, menurut Co-founder Zoe Health Study, Prof Tim Spector, gejala Covid-19 terbaru menyerupai flu biasa.

"Demam dan kehilangan penciuman benar-benar jarang sekarang. Begitu banyak orangtua mungkin tidak mengira mereka terkena Covid-19. Mereka akan mengatakan itu pilek dan tidak akan dites," ujar dia, dikutip dari lamanĀ IFL ScienceĀ (3/10/2022).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved