Ilmuwan Jerman Mengklaim Virus Penyebab Covid-19 Dibuat di Laboratorium

Ilmuwan Jerman mengklaim telah menemukan bukti bahwa virus corona penyebab Covid-19 diciptakan oleh manusia.


zoom-inlihat foto
mutasi-v-corona.jpg
CDC
Ilustrasi virus corona (CDC)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tim ilmuwan dari Jerman mengklaim telah menemukan bukti bahwa virus corona penyebab Covid-19 diciptakan di laboratorium.

Pernyataan ini berkebalikan dengan pendapat mayoritas ilmuwan yang menyebutkan bahwa virus SARS-CoV-2 muncul secara alami.

"Hasil studi kami menunjukkan bahwa virus ini 99,9 persen salinan dari virus alami," kata Valentin Bruttel, ilmuwan Universitas Kedokteran Würzburg sekaligus penulis studi itu, dikutip dari Newsweek, (26/10/2022).

Bruttel dan rekannya telah menerbitkan hasil studi itu, tetapi belum ditinjau oleh kelompok ilmuwan.

Menurut pemberitaan dari EuroNews Weekly, Bruttel mengaku melihat anomali pada genom SARS-Cov-2 tahun 2021. Setelah meneliti genom itu, dia menemukan pola yang tampaknya sesuai dengan virus sintesis atau virus yang dibuat manusia.

Bruttel mengatakan ada "kemungkinan besar [SARS-Cov-2] muncul sebagai infectuous clone yang dikumpulkan di dalam kultur sel (in vitro)"

Baca: Rusia Klaim Temukan Lab Biologi di Ukraina untuk Eksperimen Sampel Virus Corona dari Kelelewar

Klaim itu segera menyebar di media sosial. Namun, kelompok ilmuwan pada umumnya meragukan klaim itu.

Pertama, hasil penelitian itu belum mendapat tinjauan alias peer review. Kedua, ada masalah dengan hasil penelitian itu.

"Tampaknya ada kecacatan logika dalam penelitian ini, mengenai mengapa sesorang menyatukan keseluruhan genom sepotong demi sepotong untuk membuat sebuah virus," kata Hassan Vally, seorang ilmuwan epidemiologi di Universitas Deakin kepada Newsweek.

"Bagi saya ini tidak masuk akal. Jika Anda melakukan apa yang menurut penulis terjadi, Anda akan memasukkan sejumlah kecil material genetik buatan ke dalam genom virus yang sebagian besar utuh dan tidak perlu harus menyatukan genom dalam segmen kecil. Ini tidak masuk akal dan mengarah kepada kecacatan fundamental dalam penelitian ini dan logika di belakang penafsiran.

Baca: WHO dan Tiongkok Kembali Bahas Penyelidikan Asal-usul Covid-19

Ilmuwan lainnya juga membantah kesahihan klaim yang dibuat oleh Bruttel dan rekannya.

Adapun teori konspirasi yang menyebutkan virus corona dibuat manusia dan digunakan sebagai senjata bilogis muncul segera setelah Covid-19 muncul. Namun, ilmuwan tidak mempercayainya.

"Teori mengenai senjata biologis mencapai puncaknya dua kali, yakni pada awal pandemi ketika orang-orang mencoba mengaitkan Covid-19 dengans senjata biologis, dan pada awal kampanye vaksinasi ketika orang-orang membicarakan apakah vaksin adalah senjata biologis," kata Dmitry Erokhin, asisten peneliti di Institut Internasional untuk Analisis Sistem Terapan. Erokhin telah menerbitkan hasil penelitian tentang teori konsirasi Covid-19.

Hingga saat ini mayoritas ilmuwan percaya bahwa virus penyebab Covid-19 muncul secara alami, bukan rekayasa manusia. Virus itu diduga berasal dari hewan dan melompat ke manusia.

Baca: Studi Baru Perkuat Dugaan Covid-19 Berasal dari Pasar Hewan di Wuhan

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini

 

 

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved