Kecam Perang di Ukraina, Taipan Rusia Lepaskan Kewarganegaraannya

Pebisnis besar Rusia bernarma Oleg Tinkov mengaku akan melepaskan kewarganegaraannya.


zoom-inlihat foto
Pebisnis-Rusia-bernama-Oleg-Tinkov.jpg
CreditOLGA MALTSEVA / AFP
Pebisnis Rusia bernama Oleg Tinkov menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) di Saint Petersburg, (6/6/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pebisnis besar asal Rusia bernama Oleg Tinkov mengumumkan akan melepaskan kewarganegaraannya.

Langkah ini diambil Tinkov untuk mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin dan perang yang kini berlangsung di Ukraina.

"Saya sudah memutuskan untuk melepaskan kewarganegaraan Rusia saya. Saya tidak bisa dan tidak ingin dikaitkan dengan sebuah negara fasis, yang memulai perang dengan tetangganya yang damai dan setiap hari membunuh warga tak berdosa," kata Tinkov melaui Instagram, dikutip dari Newsweek, (1/11/2022).

Dalam foto yang diunggah di Instagram, pendiri Tinkoff Bank itu memperlihatkan dokumen kewarganegaraan miliknya.

"Terus memegang paspor ini adalah hal yang memalukan bagi saja. Saya berharap ada lebih banyak pebisnis terkenal Rusia yang mengikuti saya, jadi itu akan memperlemah rezim Putin dan ekonominya, dan pada akhirnya membuat dia kalah. Saya membenci Rusia di bawah Putin, tetapi saya mencintai semua warga Rusia yang dengan jelas menentang perang gila ini!" demikian pernyataan Tinkov.

Baca: Lagi, Pebisnis Rusia Ditemukan Mati Misterius di Tengah Invasi Rusia

Sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai bulan Februari lalu, Tinkov sudah sering mengkritik Putin. Bulan April lalu dia mengunggah sebuah foto yang disertai dengan kritik terhadap invasi Rusia.

"Saya tidak melihat ada satu pun keuntungan dari perang gila ini! Warga tak berdosa dan tentara tewas," kata dia.

"90 persen warga Rusai menetang perang ini! Barat yang terhormat, tolong beri Putin jalan keluar yang jelas demi menyelamatkan mukanya dan menghentikan pembantaian ini. Mohon jadi lebih masuk akal dan manusiawi."

Baca: Rusia: 82.000 Personel Wajib Militer Telah Dikirim ke Ukraina

Namun, setelah mengunggah foto itu, Tinkov mengaku diancam oleh Kremlin. Dia dipaksa menjual sahamnya di bank yang didirikannya. "Ini seperti penaganan, Anda menerima apa yang ditawarkan kepada Anda. Saya tidak bisa berunding," kata dia menjelaskan.

Pada bulan Mei, Tinkov mengataku tidak bisa "mendapatkan uang secara damai di negara yang berperang dengan tetangganya".

"Saya tidak butuh pembenaran. Ini jahat, dan saya di pihak yang baik!"

Tinkov juga meyakini bahwa Ukraina akan menang karena pada akhirnya kebaikan akan selalu mengalahkan kejahatan.

Selain Tinkov, ada pula beberapa taipan Rusia yang mengecam perang di Ukraina. Salah satunya adalah Oleg Deripaska, mantan sekutu Putin.

Baca: Putin Bantah Rusia Berencana Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved