TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inspektur Jenderal (Irjen) Teddy Minahasa disebut banyak membantu pengaduan rakyat kecil yang datang ke Kedai Kopi Joni, Hotman Paris Hutapea.
Tak hanya itu, Hotman Paris juga menyebut dirinya sudah lama mengenal Teddy Minahasa.
"Saya mau karena saya sudah kenal Teddy ini jauh sebelum pandemi Covid-19. Waktu dia masih jadi Karo Paminal di Propam Mabes Polri, dia banyak bantu pengaduan rakyat kecil yang datang ke Kedai Kopi Joni," kata Hotman Paris, dikutip dari Kompas.
Hotman Paris mengklaim dirinya sudah lama mengenal Teddy Minahasa jauh sebelum pandemi Covid-19.
"Waktu dia jadi Karo Paminal di Propam Mabes Polri, dia banyak bantu pengaduan rakyat kecil yang datang ke Kedai Kopi Joni," kata pengacara kondang ini
Diketahui sejak awal Hotman Paris sudah diminta menjadikuasa hukum Teddy Minahasa.
Baca: Sosok Irjen Toni Harmanto, Kapolda Sumsel yang Gantikan Teddy Minahasa Jadi Kapolda Jawa Timur
Baca: Ditangkap atas Tuduhan Penyalahgunaan Narkoba, Don Spike Minta Maaf
Namun Bang Hotman baru memastikan akan menjadi pengacara dari Irjen Teddy Minahasa mulai Minggu (23/10/2022) karena sedang ada kegiatan di Bali.
"Jadi, dari sejak kasus ini dimulai, dia (Teddy Minahasa) sudah minta saya jadi kuasa hukum. Cuma, saya lagi sibuk perayaan ulang tahun di Bali, dan baru ke Jakarta," ujar Hotman Paris.
Hotman juga memastikan dirinya mau membela orang yang bermasalah dengan hukum.
"Yakin (jadi pengacara Teddy Minahasa). Karena pengacara itu ada untuk membela orang yang bermasalah hukum, soal benar atau tidak, itu nanti," lanjutnya.
Pria yang kerap dipanggil Bang Hotman ini juga sudah mengkonfirmasi soal dirinya akan menjadi pengacara Teddy Minahasa.
"Betul (jadi pengacara Teddy Minahasa)," kata Bang Hotman Paris, Minggu (23/10/2022).
Sebelumnya telah diberitakan tentang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan keterangan resmi soal dugaan Irjen Teddy Minahasa Putra ditangkap terkait kasus narkoba.
Irjen Teddy Minahasa Putra adalah Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) yang baru-baru ini ditujuk Kapolri menggantikan Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Jawa Timur.
"Sore ini akan disampaikan rilis oleh Bapak Kapolri," kata Kadiv Propam Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi soal dugaan penangkapan tersebut, Jumat (14/10/2022), dikutip dari Kompas.com.
Beredar isu bahwa Irjen Teddy diamankan Divisi Propam Polri terkait kasus narkoba.
Hanya saja, belum ada penegasan langsung terkait hal ini.
Pada Jumat hari ini, Presiden RI Joko Widodo mengumpulkan Kapolri dan jajarannya di Istana Presiden, Jakarta mulai dari pejabat utama Polri, kapolda, hingga kapolres.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, di STIK-PTIK terlihat ada sejumlah kapolda, di antaranya Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.
Baca: Hotman Paris Ternyata Menolak Saat Diminta Jadi Pengacara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Hanya saja, tidak terlihat ada Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa.
Jokowi akan memberikan pengarahan ke jajaran Polri.
Namun, belum diketahui arahan seperti apa yang akan disampaikan Jokowi kepada para pejabat Korps Bhayangkara tersebut.
Sosok Irjen Teddy Minahasa
Inspektur Jenderal Polisi ini memiliki nama lengkap Teddy Minahasa Putra.
Pria kelahiran Minahasa, Sulawesi Utara, ini memiliki istri yang bernama Merthy Kushandayani Teddy.
Teddy Minahasa lahir 23 November 1971 dan menganut agama Islam.
Irjen Pol. Teddy Minahasa Putra mempunyai hobi mengendarai Harley Davidson.
Bahkan, dia menjadi Ketua Umum (Ketum) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2021-2026.
Sebelum menjadi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, dia pernah mengemban jabatan sebagai Kapolda) Sumatra Barat pada 25 Agustus 2021.
Teddy Minahasa Putra lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1993.
Kariernya pun sudah malang melintag di kepolisian tanah air.
Ia sudah pernah beberapa kali menjabat posisi penting di Polri hingga pemerintahan.
Pada 2014, Teddy pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pada tahun 2017, ia juga pernah menjadi staf ahli Wakil Presiden RI di tahun 2017.
Irjen Pol. Teddy juga pernah menjabat sebagai Kapolda Banten pada Agustus 2018.
Dia juga pernah menjabat Wakapolda Lampung (2018) hingga Sahlijemen Kapolri (2019).
Pada Agustus 2021, jenderal bintang 2 ini kemudian diangkat menjadi Kapolda Sumatra Barat.
Namun kini Irjen Pol Teddy Minahasa menggantikan posisi Irjen Pol Nico Afinta sebagai Kapolda Jawa Timur.
Nico dipindahkan dari jabatan Kapolda Jawa Timur untuk mengisi jabatan Sahlisosbud Kapolri.
Sedangkan, jabatan yang ditinggal Teddy yakni Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) akan diisi oleh Irjen Pol Rusdi Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdikat Polri.
Tambahan informasi, Kepolisian Republik Indonesia telah merotasi sejumlah jajaran perwira tinggi (Pati).
Dalam surat telegram rahasia (TR) bernomor ST/2134/X/KEP/2022 tertanggal 10 Oktober 2022, Jabatan Kapolda Jawa Timur berganti perwira.
Kabar terbaru soal Teddy Minahasa adalah dirinya dikabarkan tertangkap karean kasus narkoba.
Keterangan ini dikabarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sahroni pada Jumat (14/10/2022).
"Sementara diduga benar (Irjen Teddy Minahasa ditangkap). Kalau enggak salah narkoba," kata Sahroni, dikutip dari Tribunnews.
Melalu akaun instagram miliknya, @ahmadsahroni88, Wakil Ketua DPR RI ini meminta ketegasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menindak pejabat Polri yang bersalah.
Pemecatan dan memidanakan anggota polisi yang melanggar ditekankan oleh Sahroni.
"Pak Kapolri saya minta ketegasan anda terkait para pejabat Polri yang terlibat dengan judi or narkoba. Anda harus segera pecat dan pidanakan. Ini taruhan anda memimpin institusi besar," tulisnya.
(TRIBUNNEWSWIKI/PUTRADI PAMUNGKAS/Ka)