Kesaksian Teman SD Jokowi: Kasihan, Sekolah Bertahun-tahun Diisukan Punya Ijazah Palsu

Sebagai salah satu saksi hidup yang menyaksikan perjalanan Jokowi semasa SD, ia meminta orang untuk mengabaikan kabar tersebut


zoom-inlihat foto
Sunarsih-62-adalah-salah-satu-teman-Presiden-Joko-Widodo.jpg
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Sunarsih (62) adalah salah satu teman Presiden Joko Widodo di SDN 111 Tirtoyoso, Surakarta. Ia menunjukkan bahwa ijazahnha sama seperti milik Jokowi kepada Kompas.com, Jumat (14/10/2022)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sunarsih (62) mengaku dirinya kasihan kepada Presiden Joko Widodo beserta orangtua dan saudara-saudaranya atas isu ijazah palsu yang melanda orang nomor satu di Indonesia itu.

Sebagai teman seangkatan dan sekelas di SDN 111 Tirtoyoso, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, Sunarsih mengaku, perjuangan hidup rekan-rekannya pada zaman tersebut sangat sulit.

"Perjuangan pada saat itu kan kasihan sekali. Orangtua harus meras pikiran, tenaga, biaya sekolah dan biaya hidup yang enggak sedikit," ujar Sunarsih saat berbincang dengan Kompas.com di kediamannya, bilangan Banjarsari, Surakarta, Jumat (14/2/2022).

"Sudah perjuangan sekolah bertahun-tahun tiba-tiba diisukan begitu (ijazah palsu). Kasihan orangtuanya, pakde-nya, saudara-saudaranya. Pasti mereka berpikir, anak saya kok kasihan direndahkan, dilecehkan," lanjut dia.

Ayah Jokowi bernama Widjiatno Notomihardjo telah wafat pada tahun 2000 silam.

Kemudian, sang ibunda Sudjiatmi juga telah wafat pada tahun 2020.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Setkab.go.id)

Seingat Sunarsih, Jokowi pada masa SD sempat tinggal bersama paman atau pakde-nya bernama Miyono yang kini juga telah meninggal dunia.

Pakde Miyono, turut berkontribusi perihal kelanjutan pendidikan Jokowi pada masa SD.

Dari fakta itu, Sunarsih menganggap bahwa kehidupan Jokowi kecil tidaklah mudah dari sisi ekonomi.

"Lagipula anak-anak SDN Tirtoyoso kebanyakan dulu itu memang menengah ke bawah semua. Tapi semua disyukuri saja, asal kita kuat, kita sabar, pasti ada jalan yang terbaik pada saat itu," lanjut Sunarsih.

Baca: Tanggapan Gibran Anak Jokowi Soal Ayahnya yang Digugat Gara-gara Ijazah Palsu: Mosok Meh Ngapusi

Dirinya juga merasa heran mengapa ada orang yang percaya isu bahwa ijazah Jokowi adalah palsu.

Sebagai salah satu saksi hidup yang menyaksikan perjalanan Jokowi semasa SD, ia meminta orang untuk mengabaikan kabar tersebut.

"Kenapa bisa percaya yang begitu ya? Ya mungkin itu orang yang enggak senang (dengan Jokowi) saja," ujar Sunarsih.

Diberitakan, kabar ijazah palsu Jokowi muncul setelah seseorang bernama Bambang Tri Mulyono melayangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Bambang yang merupakan penulis buku "Jokowi Undercover" menggugat Jokowi terkait dugaan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti Pilpres 2019.

Kemudian, phak yang digugat lainnya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Gugatan itu terdaftar dalam perkara Nomor 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst dengan klasifikasi perbuatan melawan hukum (PMH).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved