Ingin Menyerah, Ribuan Tentara Rusia Panggil Nomor Telepon Ukraina

Ukraina mengklaim sudah ada sekitar 2.000 orang yang memanggil nomor telepon "I Want To Live" dalam beberapa pekan terakhir.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-hotline.jpg
Pixabay/hpandora
Ilustrasi hotline. Tentara Rusia menghubungi hotline Ukraina untuk menyerah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pejabat Ukraina mengklaim ada ribuan tentara Rusia yang menghubungi hotline atau nomor telepon Ukraina.

Ini dilakukan karena tentara Rusia ingin menyerah kepada Ukraina.

Juru bicara intelijen militer Ukraina, Andriy Yusov, mengatkan sudah ada sekitar 2.000 orang yang memanggil nomor telepon "I Want To Live" dalam beberapa pekan terakhir.

"Nomor telepon ini menerima banyak panggilan dari tentara Rusia yang baru-baru ini dikirim (ke Ukraina), dan bahkan dari beberapa orang yang belum dikerahkan," kata Yusov kepada surat kabar Ukraina bernama Ukrainska Pravda, dikutip dari News Sky.

"Mereka memanggil dan bertanya, 'Apa yang harus saya lakukan jika saya dikirim (ke Ukraina)? Apa yang harus saya lakukan, bagaimana cara yang benar untuk menyerah?'"

Baca: Kepada Rusia, Presiden Ukraina Zelenskiy: Kaliah Telah Kalah Perang

Yusov juga mengatakan jumlah panggilan ke nomor itu telah bertambah sejak serangan di Kharkiv dan terus meningkat.

Baca: Viral Video Jet Tempur Rusia Jatuh & Meledak setelah Mendarat

"Dulu ketika kami mulai menerima panggilan tidak hanya dari tentara yang berada di wilayah Ukraina," kata Yusov kepada Freedom TV.

"Juga mereka yang baru saja dimobilisasi dan masih berada di wilayah Rusia, atau kerabat mereka, atau bahkan orang-orang yang menduga mereka bisa dimobilisasi, dan mencari penjelaskan tentang informasi ini."

"Dalam beberapa pekan kami telah meneribah lebih dari 2.000 permintaan seperti itu."

Dikutip dari Kyiv Post, tentara Rusia yang menyerah akan diperlakukan sesuai dengan aturan dalam Perjanjian Jenewa.

Baca: Banyak Pengacara Diminta Bantu Warga Rusia yang Tak Ingin Dikirim ke Ukraina

Sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi tanggal 21 September lalu, diperkirakan akan ada 300.000 tentara cadangan yang dikerahkan guna mendukung perang di Ukraina.

Mobilisasi ini dikritik dan memunculkan unjuk rasa. Ratusan ribu warga Rusia dilaporkan telah pergi ke luar negeri untuk menghindari mobilisasi.

Foto dari satelit Maxar menunjukkan adanya kemacetan hingga 16 km di perbatasan Georgia-Rusia.
Foto dari satelit Maxar menunjukkan adanya kemacetan hingga 16 km di perbatasan Georgia-Rusia. (Twitter/TpyxaNews)

Georgia dan Kazazkhstan menjadi negara tujuan utama para warga Rusia. Umumnya mereka kabur ke sana menggunakan mobil. Beberapa orang menggunakan sepeda, bahkan ada yang berjalan kaki.

Banyak dari mereka yang juga sudah tiba di negara-negara Uni Eropa melalui perbatasan di Finlandia dan Estonia. Frontex, badan Uni Eropa yang mengurus perbatasan, pada tanggal 27 September mengatakan sudah ada sekitar 30.000 warga Rusia yang tiba.

Baca: Zelenskiy Sebut Sudah Ada Hampir 60.000 Tentara Rusia Tewas di Ukraina

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved