Pemakaman Kenegaraan Mantan PM Jepang Shinzo Abe Digelar Hari Ini

Diperkirakan ada sekitar 4.300 tamu undangan yang datang pada pemakaman Shinzo Abe.


zoom-inlihat foto
mantan-Perdana-Menteri-Jepang-Shinzo-Abe-di.jpg
YUICHI YAMAZAKI / AFP
Warga Jepang memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Nippon Budokan, Tokyo, menjelang pemakaman kenegaraannya, (27/9/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemakaman kenegaraan untuk mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe digelar hari ini, (27/9/2022).

Abe meninggal tanggal 8 Juli lalu setelah ditembak saat berpidato pada acara kampanye pemilu.

Dalam penyelidikan kasus penembakan itu, terungkap bahwa ada hubungan antara anggota dewan dari Partai Demokrasi Liberal dan Gereja Unifikasi Jepang.

Hubungan ini membuat Perdana Menteri Jepang saat ini, Fumio Kishida, mendapat kecaman. Dia kemudian berjanji akan memutuskan hubungan partai itu dengan Gereja Unifikasi.

Tidak semua warga Jepang mendukung pemakaman kenegaraan untuk Abe. Ini karena biaya pemakaman tersebut sangat besar, yakni mencapai sekitar Rp175 miliar. Di sisi lain, situasi ekonomi saat ini terasa berat bagi kebanyakan warga Jepang.

Baca: Biaya Pemakaman Mantan PM Jepang Shinzo Abe Tembus Rp178 Miliar

"Saya pikir pemakaman ini seharusnya tidak digelar," kata Hidemi Noto (38), seorang warga Jepang yang melihat persiapan pemakaman, dikutip dari Reuters.

"Bagi warga biasa, pemakaman ini punya makna yang begitu berbeda. Saya pikir kami seharusnya tidak menggunakan uang pajak untuk menggelar pemakaman ini."

Baca: Penembak Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami, Terseret Isu Kelompok Agama di Jepang

Kendati demikian, pada Selasa dini hari sudah terlihat ratusan warga Jepang yang mengantre di jalan untuk memberikan bunga pemakaman.

Diperkirakan ada sekitar 4.300 tamu undangan yang datang pada pemakaman Abe. Adapun jumlah kepala negara/pemerintahan yang datang sekitar 48 orang. Di antara mereka ada Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Satu-satunya kepala pemerintahan di negara-negara Group of Seven yang sempat ingin datang ialah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Namun, dia kemudian membatalkannya karena sedang memfokuskan penanganan bencana alam di negaranya.

Upacara pemakaman dimulai pukul 14.00 waktu setempat (05.00 GMT). Nantinya akan ada 19 tembakan meriam untuk menghormati Abe.

Baca: Daftar Politisi Jepang yang Jadi Korban Pembunuhan, Shinzo Abe Bukan PM Pertama yang Terbunuh

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di Kantor Perdana Menteri Jepang mendeklarasikan 1 bulan masa darurat Covid-19 di Tokyo dan 6 daerah lainnya, Selasa (7/4/2020).
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di Kantor Perdana Menteri Jepang mendeklarasikan 1 bulan masa darurat Covid-19 di Tokyo dan 6 daerah lainnya, Selasa (7/4/2020). (AFP/POOL/TOMOHIRO OHSUMI)

Demi mengamankan acara, puluhan ribu polisi bakal dikerahkan. Jalan di sekitar tempat berlangsungnya acara serta sejumlah sekolah akan diutup. Penutupan ini untuk menghindari kesalahan keamanan yang mungkin terjadi.

Pemakaman ini merupakan pemakaman kenegaraan pertama yang digelar oleh Jepang sejak tahun 1967. Pada tahun itu Jepang menggelar pemakaman untuk Perdana Menteri Shigeru Yoshida.

Perdana Menteri Kishida menjelaskan alasan digelarnya pemakaman kenegaraan untuk Abe. Kata dia, Abe harus dihormati atas pencapaiannya serta dukungannya terhadap demokrasi.

Namun, pemakaman ini membuat rakyat Jepang terpecah belah menjadi dua kubu yakni, kubu yang mendukung dan kubu yang menolak. Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa lebih dari setengah rakyat Jepang menolak pemakaman ini.

Baca: Polisi Jepang Selidiki Kemungkinan Adanya Kesalahan dalam Pengamanan Shinzo Abe

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Jepang di sini

 

 

 

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved