Buntut Kasus Brigadir J, Ipda Arsyad Daiva Gunawan Kena Sanksi Demosi 3 Tahun

Ipda Arsyad Daiva Gunawan dijatuhi hukuman demosi selama 3 tahun karena tidak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J.


zoom-inlihat foto
111-Ipda-Arsyad-Daiva-Gunawan.jpg
Kolase Tribun Manado
Ipda Arsyad Daiva Gunawan dijatuhi sanksi demosi karena tidak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Komisi Etik Majelis Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Ipda Arsyad Daiva Gunawan dijatuhi hukuman demosi selama 3 tahun.

Hal tersebut lantaran ia dianggap tidak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J.

Kendati begitu, Mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu tidak mengajukan upaya banding.

"Adapun sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama 3 tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri. Atas putusan tersebut pelanggar menyatakan tidak banding" jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah dalam konferensi pers, Selasa (27/9/2022) yang ditayangkan youTube KompasTv.

Sidang KKEP Ipda Arsyad telah digelar sebanyak dua kali.

Pada 15 September 2022 sejak pukul 13.00 WIB hingga 21.20 WIB.

Lalu, dilanjut pada 26 September 2022 sejak pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Ipda Irsyad merupakan anggota polisi yang pertama kali mendatangi tempat kejadian perkata (TKP) di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca: Isu Keterlibatan Kakak Asuh Ferdy Sambo dalam Kasus Brigadir J, Polri: Belum Terkonfirmasi

Selain dijatuhi demosi, Ipda Arsyad juga diminta untuk meminta maaf terhadap pimpinan Polri dan beberapa pihak yang dirugikan.

"Kewajiban pelanggar untuk meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan atau secara tertulis kepada pimpinan Polri dan pihak-pihak yang dirugikan," kata Nurul.

Nurul menyebut Ipda Arsyad juga diminta mengikuti pembinaan mental.

Termasuk pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan.

Baca: Sosok Ipda Arsyad Daiva Gunawan, Anak DPR RI Jadi Orang Pertama Sampai di TKP Pembunuhan Brigadir J

Ipda Arsyad melanggar pasal 13 ayat 1 peraturan pemerintah negara RI nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri juncto pasal 5 ayat 1 huruf C Pasal 10 ayat 1 huruf D dan pasal 10 ayat 2 huruf h peraturan kepolisian nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik Polri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved