Pengacara Lukas Enembe Benarkan Kliennya Main Kasino di Singapura

Pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, membenarkan bahwa kliennya ikut bermain kasino di Singapura.


zoom-inlihat foto
gubernur-papua44555.jpg
Hand Over Tribunnews.com
Gubernur Papua Lukas Enembe


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, memberikan pernyataan tentang kasus yang menimpa kliennya.

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga terlibat dalam kasus gratifikasi.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga membeberkan temuan dugaan aliran dana Lukas Enembe.

Dikutip dari Tribunnews, PPATK menemukan adanya transaksi setoran tunai yang dilakukan Lukas Enembe di kasino judi sebesar 55 juta dolar Singapura atau sekitar Rp560 miliar yang dilakukan dalam periode tertentu.

Tak hanya itu, ditemukan pula setoran tunai di kasino judi tersebut dalam periode pendek sebesar 5 juta dolar Singapura.

Tentang penemuan itu, pengacara Lukas Enembe pun menyampaikan bantahan.

Kendati begitu, Aloysius Renwarin memang membenarkan kliennya bermain kasino di Singapura.

Baca: Sosok Lukas Enembe: Gubernur Papua Jadi Tersangka Suap & Gratifikasi, Ribuan Pendukung Akan Demo

Namun, Lukas Enembe disebutnya hanya bermain saat sedang berlibur.

"Pak Lukas itu kasino itu kan, dia pergi berlibur dan memang apa, main, tapi bukan jumlah sefantastis sekian miliar," bebernya di Jakarta, Rabu (21/9/2022), dilansir Tribunnews.com.

Dia mengatakan Lukas Enembe bermain kasino hanya untuk menghilangkan penat.

"Itu kan pergi main kasino, main-main seperti kita main gim gitu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Aloysius juga membantah kabar yang menyebut kliennya mangkir dari panggilan KPK.

Baca: Ribuan Pendukung Lukas Enembe Akan Gelar Demo, Tolak Kriminalisasi KPK Terhadap Gubernur Papua

Ia menjelaskan bahwa Lukas Enembe sedang mengidap sejumlah penyakit, di antaranya gula, ginjal, dan stroke.

“Dia stroke yang kedua kali, terus ada sakit gula, terus ginjal, dan lain-lain,” kata dia.

Namun, Aloysius Renwarin juga tidak bisa menjamin kliennya akan memenuhi panggilan kedua penyidik KPK.

Lukas Enembe rencananya akan diperiksa pada Senin pekan depan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp1 miliar.

“Iya nanti kita lihat apakah dia bisa datang atau masih sakit."

"Beliau masih keadaan sakit kemungkinan tidak akan hadir, yang jelas beliau masih sakit,” beber dia.

Aloysius mengungkapkan kliennya bakal dimintai keterangan tentang dugaan gratifikasi Rp1 miliar yang diterima.

Ia meyakini penyidik tidak akan mengulik persoalan lain seperti dugaan setoran uang Rp560 miliar ke kasino judi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved