Ribuan Pendukung Lukas Enembe Akan Gelar Demo, Tolak Kriminalisasi KPK Terhadap Gubernur Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe dijadikan tersangka kasus suap dan gratifikasi, pendukung akan lakukan aksi demo Selasa mendatang


zoom-inlihat foto
gubernur-papua44555.jpg
Hand Over Tribunnews.com
Gubernur Papua Lukas Enembe.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ribuan pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe akan gelar demo damai di Jayapura, pada Selasa (20/9/2022).

Para pendukung Lukas Enembe ini mengatasnamakan Koalisi Rakyat Papua Save LE.

Aksi demo tersebut sebagai wujud respon penolakan terhadap KPK yang menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 1 miliar.

Ramses Wally, Tokoh Adat Papua, saat di Sentani, Kabupaten Jayapura,Sabtu (17/9/2022), juga meminta pada Jokowi atau Presiden Joko Widodo untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Sebagai informasi, pemeriksaan Lukas Enembe dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Kebijakan tersebut guna menjaga persatuan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua.

Baca: Sosok Ruhut Sitompul, Politikus PDIP Viral Posting Meme Anies Pakai Baju Adat Papua hingga Trending

Baca: Provinsi Papua Tengah

Penetapan tersangka pada Lukas Enembe, kata Rames, dinilai membuat masyarakat gaduh.

"Belum ada tahapan pemeriksaan, tiba-tiba KPK langsung menetapkan LE sebagai tersangka. Jadi pertanyaan, kenapa bisa terjadi demikian," jelas Ramses Wally, dikutip dari Tribun Papua.

"Sebab secara hukum, untuk menetapkan tersangka, seseorang harus melalui tahapan," imbuh dia.

Tokoh Adat Papua Ramses Wally meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Tokoh Adat Papua Ramses Wally meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari)

Ia juga mengatakan, KPK seharusnya mengedepankan asas praduga tak bersalah lalu melakukan tahapan pemeriksaan.

Hingga akhirnya menentukan status tersangka atau tidak.

"Saya pikir apa yang dilakukan KPK bisa menimbulkan persoalan, sebab bicara soal Pak Lukas Enembe, berarti bicara tentang Papua," kata Ramses lagi.

"Label tersangka ini lebih baik dicabut. Jangan-jangan ada kepentingan dan permainan yang tidak sehat," lanjutnya.

(TRIBUN PAPUA/TRIBUNNEWSWIKI/Ka)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Tokoh Adat Papua Minta Presiden Jokowi Perintahkan KPK Segera Hentikan Kasus Lukas Enembe







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
  • Takut Kembali ke Rumah, Korban

    Puluhan warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, memilih
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved