Warga Argentina Berdemo, Kecam Percobaan Pembunuhan Wapres F. de Kirchner

Puluhan ribu warga Argentina berdemo mengutuk aksi percobaan pembunuhan terhadap Cristina Fernández de Kirchner.


zoom-inlihat foto
mendukung-Wakil-Presiden-Argentina-Cristina-Fernandez-d.jpg
EMILIANO LASALVIA / AFP
Warga Argentina menggelar aksi massa untuk mendukung Wakil Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner di Plaza de Mayo, Buenos Aires, (2/9/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puluhan ribu warga Argentina menggelar aksi massa di jalan untuk mengecam percobaan pembunuhan terhadap Wakil Presiden Argentina Cristina Fernández de Kirchner, (2/9/2022).

Percobaan pembunuhan terhadap de Kirchner itu terekam oleh kamera dan bisa disaksikan langsung melaui televisi.

Dalam peristiwa itu, terlihat ada seorang pria di tengah kerumunan yang mendekati de Kirchner dan mengarahkan senjata api kepadanya.

Namun, pria itu segera ditangkap. Dia bernama Fernando Andrés Sabag Montiel (35 tahun). Montiel adalah warga negara Brasil, tetapi sudah tinggal di Argentina sejak tahun 1998.

Dikutip dari The Guardian, percobaan pembunuhan itu dikutuk oleh para politikus dan pemimpin dunia.

Di Argentina sendiri, tepatnya di Avenida de Mayo, Buenos Aires, puluhan ribu warga menggelar aksi untuk mendukung de Kirchner.

Mereka terlihat membawa bendera Argentina dan sejumlah spanduk besar. Beberapa turut membawa potret de Kirchner.

Baca: Penyakit Pernapasan Misterius Muncul Argentina, 3 Pasien Meninggal

ina Cristina Fernandez de Kirchner di
Warga Argentina menggelar aksi massa untuk mendukung Wakil Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner di Plaza de Mayo, Buenos Aires, (2/9/2022).

Para pengunjuk rasa berkata, "Jika mereka menyentuh Cristina, kekacauan apa yang akan kita sebabkan!" sambil diiringi suara drum.

Salah satu di antara mereka adalah Juan Flanagan, seorang guru SD berusia 51 tahun. Flanagan menyebut percobaan pembunuhan itu sebagai "serangan Fasis".

"Apa yang terjadi kemarin adalah hal yang memalukan bagi lembaga demokratis kami," kta Flanagan.

Semntara itu, Graciela Jacob, 81 tahun, pengunjuk rasa lainnya, mengatakan dia ikut serta dalam demonstrasi itu atas nama generasi masyarakat yang dirusak oleh kediktatoran militer Argentina.

"Awalnyas aya terkejut. Kemudian marah dan cemas bahwa hal ini mungkin terjadi," kata Jacob.

Baca: Jika AS & Rusia Gelar Perang Nuklir, Argentina & Australia Jadi yang Paling Kuat Bertahan

Dia kemudian menyalahkan adanya ketegangan politik yang dipicu oleh politikus oposisi serta media.

Politikus Peronist atau penganut peronisme berujar peristiwa itu mungkin didorong oleh meningkatnya wacana tindak kekerasan terhadap de Kirchner.

De Kirchner kini menghadapi kemungkinan dakwaan kasus korupsi yang bisa menjeratnya.

"Harus dijelaskan bahwa ini sama sekali bukan insiden terpisah yang dilakukan oleh orang yang tidak sehat mentalnya," kata Gubernur Buenos Aires Exel Kicillof.

"Ini terjadi dalam konteks [meningkatnya konfrontasi politik] dan inilah saat kita bertindak."

Baca: Presiden Argentina Alberto Fernandez: Angka Kemenangan Joe Biden adalah Rekor Pilpres AS

Polisi belum mengungkap dugaan motif pelaku penyerangan terhadap de Kirchner.

Adapun Presiden Argentina Alberto Fernández mengganggap insiden itu sebagai insiden terburuk sejak negara itu kembali menjadi negara demokratis tahun 1983 silam.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Argentina di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
  • Takut Kembali ke Rumah, Korban

    Puluhan warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, memilih
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved