Bos Perusahaan Gas Terbesar Kedua di Rusia Tewas Terjatuh dari Jendela

Ravil Maganov meninggal setelah terjatuh dari jendela Rumah Sakit Klinik Pusat di Rusia.


zoom-inlihat foto
Ketua-Dewan-Direktur-Lukoil-Ravil-Maganov.jpg
MIKHAIL KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP
Russia's President Vladimir Putin (kiri) dan Ketua Dewan Direktur Lukoil, Ravil Maganov (kanan), berfoto bersama dalam acara pemberian penghargaan di Kremlin, Moskwa, (21/11/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ravil Maganov, Kepala Dewan Direktur Lukoil, perusahaan gas terbesar kedua di Rusia, meninggal karena terjatuh dari jendela rumah sakit, (1/9/2022).

Lukoil mengatakan Maganov meninggal setelah "mengalami luka parah".

Namun, Lukoil tidak merinci perawatan atau pengobatan apa yang diberikan kepada Maganov.

Selain itu, hingga kini belum diketahui dengan jelas apakah kematiannya merupakan kecelakaan, bunuh diri, atau ada indikasi pembunuhan.

Media pemerintah Rusia melaporkan Maganov dibawa ke rumah Rumah Sakit Klinik Pusat karena jantungnya bermasalah. Maganov juga menelan obat antidepresi.

Sementara itu, kanal berita Baza menduga Maganov mungkin terpeleset dari balkon ketika sedang merokok. Namun, tidak ada rekaman CCTV yang mengonfirmasinya karena kamera sedang diperbaiki.

Adapun kantor berita TASS mengklaim Maganov bunuh diri, berdasarkan sumber dinas keamanan Rusia.

Baca: Rusia Matikan Pipa Nord Stream 1 yang Alirkan Gas ke Eropa

Maganov dikenal sebagai sosok yang mengkritik invasi Rusia ke Ukraina.

Selain Maganov, ada sejumlah orang penting lainnya dalam bidang energi di Rusia yang meninggal secara misterius atau karena bunuh diri sejak Rusia menyerbu Ukraina.

Tidak ada satu pun dari kasus itu yang digolongkan sebagai pembunuhan.

Baca: Sosok Mikhail Gorbachev, Mantan Presiden Rusia yang Pernah Terima Nobel Perdamaian

Kematian Maganov disorot karena Lukoil menjadi salah satu dari sedikit perusahaan energi di Rusia yang berani mengecam invasi ke Ukraina.

Lukoil sudah mendesak adanya gencatan senjata sehari setelah Presiden Rusia mengumumkan "operasi militer khusus" di Ukraina.

"Mendesak penghentian konflik bersenjata sesegera mungkin, kami mengungkapkan empati tulus kami kepada semua korban yang terdampak oleh tragedi ini," kata dewan direktur Lukoil dikutip dari The Guardian.

"Kami sangat mendukung adanya gencatan senjata yang lama dan penyelesaian masalah melalui negosiasi dan diplomasi yang serius."

Baca: Pernah Jadi Capres Rusia, Gorbachev Hanya Dapatkan Kurang dari 1 Persen Suara

Ravil Maganov
Ketua Dewan Direktur Lukoil, Ravil Maganov, di Kremlin, Moskwa, (21/11/2019).

Maganov adalah salah satu elite bisnis terpenting di Rusia. Dia dekat dengan Vagit Alekperov, salah satu pendiri Lukoil dan mantan Menteri Perminyakan Uni Soviet.

Dia telah bergabung dengan perusahaan gas itu sejak tahun 1993. Awalnya dia mengawasi divisi eksplorasi dan penyulingan.

Pada tahun 2020 dia ditunjuk menjadi Ketua Dewan Direktur Lukoil.

Insiden jatuhnya Maganov dari jendela RS juga terjadi pada hari yang sama ketika Putin berkunjung ke RS itu untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Mikhail Gorbachev.

Baca: Membelot kepada Pihak Rusia, Mantan Pejabat Ukraina Dibunuh di Rumahnya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved