Kuasa Hukum Brigadir J Laporkan Ferdy Sambo & Putri Candrawathi atas Dugaan Laporan Palsu

Kamaruddin Simanjuntak melaporkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi atas kasus dugaan laporan palsu.


zoom-inlihat foto
Kolase-Kamaruddin-dan-Ferdy-Sambo.jpg
Handover
Kolase Kamaruddin dan Ferdy Sambo.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, melaporkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi atas dugaan laporan palsu kepada Barekrim Polri, Jumat (26/8/2022).

Dikutip dari Tribunnews.com, Kamaruddin mengatakan pihaknya melaporkan mantan Kadiv Propam itu atas laporannya kepada Polres Jakarta Selatan tentang ancaman pembunuhan.

"Hari ini kita mau bikin laporan polisi terkait dengan pembuatan laporan palsu kaitannya dengan Pasal 317, 318 KUHP jo pasal 55 KUH Pidana. Di mana, Pak FS membuat laporan ke Polres Jaksel tentang pengancaman pembunuhan atau penodongan," beber Kamaruddin di Bareskrim Polri.

Kamaruddin mengungkapkan pihaknya melaporkan Putri Candrawathi tentang pengakuannya sebagai korban pelecehan seksual.

Padahal, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim sudah melakukan penghentian kasus atau SP3 tentang laporan itu.

"Masih terus diulang-ulang bahwa mereka korban pelecehan seksual. Oleh sebab itu, agar ada kepastian hukum, kita membuat laporan polisi hari ini," imbuhnya.

Barekrim Polri memang telah menghentikan laporan polisi dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J di rumah dinas Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Laporan polisi itu terdaftar dengan nomor LPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan Polda Metro Jaya tanggal 9 Juli 2022 lalu.

Baca: Putri Candrawathi Cek Kesehatan di Bareskrim Sebelum Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Brigadir J

Laporan tersebut didaftarkan oleh Putri Candrawathi.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," papar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Dalam laporan tersebut, Putri menuduh Brigadir J telah melakukan tindak pidana kejahatan tehadap kesopanan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan serta kekerasan seksual.

Hal tersebut diatur dalam Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau pasal 4 jo pasal 6 UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

"Di mana [Putri Candrawathi mengaku] waktu kejadian diduga pada hari Jumat tanggal 8 juli sekitar pukul 17.00 WIB bertempat Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dengan pelapor putri Candrawathi, korbannya juga sama. Terlapornya Nofriansyah Yosua," sambungnya.

Baca: Setelah Dipecat Tidak dengan Hormat dari Polri, Ferdy Sambo Ajukan Banding

Meski begitu, Andi mengatakan kasus itu tidak ditemukan dugaan peristiwa pidana.

Sehingga dapat disimpulkan, Brigadir J tidak terbukti melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

"Bukan merupakan peristiwa pidana sebagaimana rekan-rekan ketahui bahwa saat ini juga Bareskrim menangani LP terkait dugaan pembunuhan berencan dengan korban almarhum Brigadir Yosua," beber dia.

Justru Timsus Polri menetapkan Putri Candrawathi menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

"Berdasarkan hasil perkara menetapkan saudari PC sebagai tersangka," ujar Agung di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Jumat (19/8/2022).

Meski telah menjadi tersangka, Agung mengatakan belum melakukan penahanan kepada Putri lantaran istri Sambo itu tengah sakit.

Bahkan, Putri telah mengirimkan surat sakit kepada penyidik secara resmi.

"Seyogyanya kemarin Ibu PC diperiksa, tapi karena ada surat sakit, maka di hold, meski tetap gelar perkara dan dilakukan tersangka," kata Agung.

Tak sampai situ saja, Agung juga mengungkapkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak kedokteran guna memeriksa kesehatan Putri Candrawathi.

"Kami akan terus kordinasi dengan dokter. Jadi belum (ditahan)," katanya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved