Muncul Dugaan Adanya Master Mind 'Kerajaan Sambo' di Polri, Kuasai Lahan Tambang & Judi

Mncul dugaan adanya master mind 'Kerajaan Sambo' yang menguasai lahan tambang dan judi.


zoom-inlihat foto
KOMPAScomADHYASTA-DKOMPAScomAD.jpg
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA))
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan terkait tewasnya Brigadir J di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menyita perhatian publik karena kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu.

Kasus tersebut pun kian merembet lantaran Ferdy Sambo menjadi otak pembunuhan Brigadir J.

Tak hanya sampai situ saja, kini muncul istilah "Kerajaan Sambo".

Mengenai istilah tersebut, Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mahfud MD mengungkapkan ucapannya tentang "Kerajaan Sambo" di hadapan Komisi III DPR, Senin (22/8/2022) lalu.

Mahfud mengatakan awalnya mendapatkan informasi tentang Ferdy Sambo yang memimpin tiga jenderal bintang satu atau brigadir jenderal.

“Masing-masing memiliki tugas untuk menyelidiki, memeriksa, hingga memberikan sanksi. Dan setiap tahapan penyelidikan itu, harus atas restu Sambo sebagai Kadivpropam Polri,” kata Mahfud.

Oleh karena itu, Mahfud menuturkan bahwa susunan tersebut ia sebut sebagai "Kerajaan Sambo" di divisi Propam dan layaknya mabes dalam mabes.

Di sisi lain, Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran (Unpad) Prof. Muradi menilai "Kerajaan Sambo" yang mencuat kepada publik erat kaitannya dengan peran pihak lain.

Baca: Ferdy Sambo Tulis Surat Permintaan Maaf, Begini Isi Suratnya

Pihak lain itu ialah salah satunya "kakak asuh" di Polri yang sudah terbentuk sejak di Akademi Kepolisian sebagai pola hubungan senior-junior.

Muradi berpendapat karier Ferdy Sambo yang melesat tinggi tak lepas dari peran "kakak asuh" yang ada di lingkungan Polri.

Dia juga mengatakan jabatan Kadiv Propam yang sebelumnya diduduki Ferdy Sambo seharusnya diemban oleh polisi dengan pengalaman yang luas.

"Kalau saya menyebut FS (Ferdy Sambo) less experience. Tidak pernah pegang Polda. Jadi Kapolres 9 bulan di Brebes, selebihnya di elite. Beberapa menyebutnya (Ferdy Sambo) polisi Jakarta karena muter-muter (menjabat) di Jakarta," papar Muradi pada program dialog Satu Meja The Forum Kompas.TV, Rabu (24/8/2022) malam.

Baca: Kapolri Beri Instruksi Keputusan Sidang Etik Ferdy Sambo Harus Langsung Ditentukan Hari Ini

Muradi menjelaskan jika melihat kasus Ferdy Sambo secara utuh, peran "kakak asuh" yang membesarkan Sambo juga dapat ikut diproses.

Muradi menuturkan "kakak asuh" Ferdy Sambo itu ialah master mind atau perencana dari "Kerajaan Sambo".

Mereka juga menguasai lahan perjudian serta tambang.

Lebih lanjut, Muradi menyebut "kakak asuh" Ferdy Sambo ada yang masih aktif di kepolisian dan memegang posisi strategis.

Namun, ada pula yang sudah purnawirawan.

"Kakak asuh ini orang yang pernah membesarkan FS. Dia (kakak asuh) yang jadi master mind semuanya, bukan hanya judi, ada juga tambang ada juga yang lain," imbuh Muradi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved