Tak Sengaja Tembakkan Rudal ke Pakistan, 3 Perwira AU India Dipecat

Rudal yang ditembakkan berjenis BrahMos dan dikembangkan oleh Rusia dan India.


zoom-inlihat foto
Rudal-BrahMos.jpg
JEWEL SAMAD / AFP
Rudal BrahMos dipamerkan dalam parade Hari Republik di New Delhi, India, (26/1/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Angkatan Udara India memecat tiga perwira karena mereka tak sengaja menembakkan rudal ke arah Pakistan, (23/8/2022).

Penembakan itu terjadi bulan Maret lalu. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.

Rudal yang ditembakkan berjenis BrahMos dan dikembangkan oleh Rusia dan India.

BrahMos mampu membawa hulu ledak nuklir dan termasuk dalam kategori rudal jelajah yang digunakan untuk serangan darat.

Setelah insiden ini, Pakistan meminta India buka suara tentang mekanisme keamanan untuk mencegah tembakan yang tidak disengaja.

"Penyelidikan oleh pihak militer digelar untuk menentukan fakta-fakta dalam kasus ini, termasuk menetapkan pertanggungjawaban atas insiden ini, mendapati bahwa kesalahan dalam standar prosedur pengoperasian oleh tiga perwira menyebabkan penembakan rudal secara tidak disengaja," demikian pernyataan Angkatan Udara India dikutip dari CNN International.

Baca: India Bakal Jadi Negara dengan Penduduk Terbanyak Tahun 2023, Kalahkan Tiongkok

Tiga perwira itu kemudian dipecat dari jabatannya.

Pakar militer sudah memperingatkan risiko yang bisa muncul akibat kesalahan yang tidak disengaja.

India dan Pakistan hingga kini masih terlibat konflik lantaran saling mengklaim wilayah Kashmir.

Baca: Penyanyi Rap Terkenal Asal India, Sidhu Moose Wala, Tewas Ditembak

Menurut Asosiasi Pengendalian Senjata yang bermarkas di Amerika Serikat (AS), rudal BrahMos memiliki daya jelajah antara 300 km hingga 500 km.

Dengan demikian, rudal tersebut mampu terbang hingga mencapai ibu kota Pakistan, Islamabad, jika ditembakkan dari India bagian utara.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang India di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved