India Bakal Jadi Negara dengan Penduduk Terbanyak Tahun 2023, Kalahkan Tiongkok

India akan mengalahkan Tiongkok yang saat ini masih nomor satu dalam hal kepadatan penduduk.


zoom-inlihat foto
Taj-Mahal-2.jpg
Pixabay
Para turis di Taj Mahal, Agra, India. India akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak di dunia tahun 2023.


TRIBUNNESWIKI.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memprediksi India bakal menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia pada tahun 2023.

Dengan demikian, India akan mengalahkan Tiongkok yang saat ini masih nomor satu dalam hal jumlah penduduk.

Menurut laporan PBB, Senin (11/7/2022), pada tahun ini kedua negara besar itu masing-masing akan memiliki lebih dari 1,4 miliar penduduk.

Dilansir dari CNN International, jumlah penduduk di dunia ini diperkirakan bakal mencapai 8 miliar per 15 November 2022.

Pada tahun 2030 jumlah penduduk bisa tumbuh hingga mencapai 8,5 miliar, dan 10,4 miliar pada tahun 2100.

Penduduk dunia bisa makin banyak salah satunya karena laju kematian melambat dan tingginya angka kesuburan.

Menurut sensus dalam negeri, pada tahun 2011 penduduk India berjumlah 1,21 miliar.

Sensus di India biasanya dilakukan sekali dalam satu dasawarsa. Namun, sensus tahun 2021 terpaksa ditunda karena pandemi.

Baca: Konflik Antarumat Beragama di India Meningkat, Video Kekerasan Viral di Medsos

Saat ini laju pertumbuhan penduduk dunia menjadi yang paling lambat sejak tahun 1950.

Menurut PBB, lajunya pertumbuhan kini turun hingga menjadi di bawah 1 persen pada tahun 2020.

Pada tahun 2021, angka fertilitas rata-rata penduduk dunia mencapai 2,3 kelahiran tiap wanita selama hidupnya.

Angka ini telah turun karena pada tahun 1950 angka fertilitas mencapai 5 kelahiran.

Diperkirakan angka fertilitas akan terus turun pada tahun 2050 hingga menjadi 2,1 kelahiran tiap wanita.

Baca: Bukan Bertambah Banyak, Ilmuwan Prediksi Jumlah Penduduk China Bakal Menyusut Setengah pada 2100

"Inilah kesempatan untuk merayakan keberagaman kita, mengakui kemanusiaan-bersama kita, dan mengagumi peningkatan dalam bidang kesehatan yang mempanjang usia hidup dan banyak mengurangi angka kematian ibu dan anak," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam pernyataannya.

"Selain itu, peningkatan jumlah penduduk menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama untuk merawat planet ini," kata dia.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres saat berpidato di Sidang Umum PBB ke-75 pada 22 September 2020 di New York.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres saat berpidato di Sidang Umum PBB ke-75 pada 22 September 2020 di New York. (Eskinder DEBEBE / UNITED NATIONS / AFP)

Sementara itu, menurut catatan WHO, pada bulan Januari 2020 hingga 2021 terdapat 14,9 kasus kematian yang terkait dengan pandemi Covid-19.

Laporan PBB menyebutkan angka harapan hidup penduduk dunia pada tahun 2021 turun menjadi 71 tahun.

Pada tahun 2019 angka harapan hidup mencapai 72,8 tahun. Penurunan ini kebanyakan disebabkan oleh pandemi.

Baca: 7 Provinsi di Indonesia yang Jumlah Penduduk Laki-lakinya Lebih Banyak dari Perempuannya

Menurut PBB, negara-negara sub-Sahara di Afrika diperkirakan akan menyumbang setengah dari perkiraan kenaikan penduduk dunia hingga tahun 2050.

Namun, penduduk di 61 negara diperkirakan akan turun 1 persen atau lebih antara tahun 2022 dan 2050.

Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya angka fertilitas.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang India di sini

 

 

 

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved