Peringati 200 Tahun Kemerdekaan, Brasil Kembali Dapatkan Jantung Kaisarnya

Jantung Kaisar Brasil Pedro I dikembalikan ke Brasil untuk beberapa pekan.


zoom-inlihat foto
Kaisar-Pedro-I-Brasil.jpg
Wikimedia Commons/Revista de História da Biblioteca Nacional
Kaisar Pedro I menyerahkan surat pengunduran diri.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jantung Raja Pedro IV dari Portugal dikirim ke Brasil untuk memperingati 200 tahun kemerdekaan Brasil.

Pedro IV adalah pendiri Kekaisaran Brasil yang runtuh pada tahun 1889. Di Brasil, Pedro IV dikenal sebagai Kaisar Pedro I.

Dia meninggal tahun 1834 pada usia 35 tahun. Jantung Pedro diawetkan dalam sebuah bejana dan disimpan di sebuah gereja di Porto, Portugal.

Dikutip dari The Times, pada hari Selasa, (23/8/2022), jantung itu akan diberi penghormatan secara militer dalam sebuah upacara di Brasil.

Namun, jantung itu hanya akan di sana selama beberapa minggu karena hanya dipinjam. Presiden Brasil Bolsonaro yang memerintahkan peminjaman itu.

Para sejarawan dan pakar politik memperingatkan bahwa jantung itu bisa digunakan sebagai alat politik.

Bolsonaro saat ini tertinggal dalam jajak pendapat untuk pemilu bulan Oktober mendatang.

Dengan memamerkan jantung itu, Bolsonaro dianggap bisa membangkitkan nasionalisme warga Brasil dan mendongkrak elektabilitasnya.

Baca: Polisi Brasil Bongkar Sindikat Penjualan Organ Manusia yang Menyeret Nama Desainer Arnold Putra

Kaisar Pedro I
Kaisar Pedro I saat berumur 30 tahun.

Bolsonaro dijadwalkan menggelar rapat umum sore ini. Pada rapat tahun lalu, dia sempat memberikan ancaman terhadap Mahkamah Agung Brasil karena adanya keputusan yang merugikan dia dan sekutunya.

Adapun Pedro sewaktu masih menjadi pangeran muda pergi ke Brasil tahun 1807 untuk menyelamatkan diri dari tentara Napoleon.

Dia kemudian ditunjuk sebagai gubernur wilayah koloni oleh ayahnya, John VI.

Pedro selanjutnya menyatakan Brasil merdeka dari Portugal dan mengukuhkan dirinya sebagai Kaisar Pedro I.

Setelah ayahnya mangkat tahun 1826, Pedro menjadi Raja Portugal. Namun, dia hanya berkuasa selama dua bulan.

Baca: Singgung Kerusakan Hutan Amazon, Leonardo DiCaprio Diamuk Presiden Brasil

Pedro mengundurkan diri demi adik perempuannya, Maria II. Saudara laki-lakinya, Miguel, merebut takhta Portugal dari Maria .

Dia kemudian turun takhta dari jabatannya sebagai kaisar Brasil dan kembali ke Portugal.

Pedro berhasil mengalahkan Miguel. Takhta pun dikembalikan kepada Maria.

Putranya yang bernama Pedro II kemudian menjadi kaisar terakhir Brasil.

Menjelang kematiannya, Pedro meminta jantungnya diberikan kepada Kota Porto lantaran dia berterima kasih atas keberanian dan kesetiaan warga kota itu.

Pedro sendiri saat itu mendapat julukan Sang Pembebas.

Baca: Viral Video Batu Besar Jatuh di Danau Furnas di Brasil, 7 Orang Tewas dan 3 Orang Hilang

Jantungnya disimpan di dalam bejana kaca dan guci di sebuah mausoleum.

Jasadnya dikirim ke Brasil tahun 1972 pada peringatakan 150 kemerdekaan Brasil.

Selanjutnya jasad itu ditempatkan di Monumen Kemerdekaan Brasil di Sao Paulo.

Jantungnya akan dikembalikan ke Porto tanggal 9 September untuk dipamerkan di sana.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Brasil di sini

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved