Polisi Brasil Bongkar Sindikat Penjualan Organ Manusia yang Menyeret Nama Desainer Arnold Putra

Nama desainer Indonesia Arnold Purnomo disebut sebagai pemesan organ manusia.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-organ002.jpg
Kompas.com
Ilustrasi sindikat penjualan organ tubuh manusia di Brasil


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepolisian Federasi Brasil tengah menyelidiki sindikat perdagangan organ manusia.

Kasus ini menyeret nama desainer asal Indonesia, Arnold Putra, yang disebut menjadi pemesan potongan tubuh.

Dari hasil penyelidikan, paket itu terlanjur dikirim ke Singapura.

Arnold Putra sudah ramai dibicarakan warganet sebagai sosok desainer yang dimaksud.

Menurut penyelidikan awal setelah polisi menggerebek laboratorium di Amazonas State University (UEA), tersangka utama adalah seorang profesor anatomi di kampus tersebut.

"Laboratorium anatomi melakukan ekstraksi cairan tubuh," demikian bunyi pernyataan polisi, seperti dikutip laman Vice, melalui Kompas.com.

Organ-organ manusia diawetkan dengan metode plastinasi, yakni menggunakan bahan-bahan seperti silikon dan epoksi sebagai pengganti cairan dan lemak tubuh agar organ tetap awet.

Ilustrasi organ manusia
Ilustrasi organ manusia (shutterstock via Kompas.com)

Polisi Brasil mengungkapkan terdapat indikasi paket berisi tangan dan tiga plasenta manusia yang dikirim dari Manaus, Brasil, ke Singapura.

Saat ini profesor laboratorium tersebut masih menjalani penyelidikan lanjutan oleh pihak berwenang.

Apabila terbukti bersalah dalam tindak perdagangan organ manusia, pelaku bisa dijerat hukuman delapan tahun penjara.

Baca: Putranya Idap Penyakit Langka Sindrom Williams, Dede Sunandar Rela Jual Organ Tubuh Demi Kesembuhan

Menyeret Nama Desainer Arnold Putra

Melansir Kompas.com, umumnya, negara mana pun di dunia melarang perdagangan organ manusia. Di Brasil, pembelian dan penjualan organ tubuh manusia juga merupakan tindak kriminal.

Adapun kasus terakhir di Brasil terjadi pada 2011 ketika tiga dokter didakwa melakukan pembunuhan pasiennya setelah melakukan pengambilan ginjal dan akan mengirimkannya.

Dalam kasus paket yang sedang meluncur ke Singapura, pihak kepolisian menyebut penerima organ manusia itu diduga merupakan seorang influencer dan desainer asal Indonesia, Arnold Putra.

Sebelumnya, nama Arnold sempat menghebohkan industri fesyen tahun 2020 dengan rancangan tas yang terbuat dari tulang belakang anak osteoporosis.

Arnold menyebut bahwa tulang manusia itu didapatkan secara legal dan berlisensi dari Kanada.

Arnold Putra perancang asal Indonesia
Arnold Putra perancang asal Indonesia dengan tampilan uniknya mengenakan seragam ormas Pemuda Pancasila saat hadir di ajang Paris Fashion Week 2022.

Baca: Terlilit Utang Rp 1 Miliar, Seorang Ibu Hamil di Depok Siap Jual Ginjal: Keluarga Sudah Setuju

Sementara itu, Arnold juga menjadi sorotan warganet baru-baru ini lantaran muncul dengan seragam mirip organisasi Pemuda Pancasila di Paris Haute Couture Week.

Di sisi lain, Vice World News juga sempat mengonfirmasi dugaan perdagangan organ tersebut kepada kantor Imigrasi Singapura.

Dikabarkan, saat ini pihak yang bersangkutan tengah menyelidiki tujuan kedatangan Arnold Putra ke Singapura.

Pihak imigrasi hanya menyebut Arnold datang ke Singapura pada bulan Februari untuk perayaan Tahun Baru Imlek.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved