Ganjar Pranowo Diprediksi Jadi Pesaing Berat Prabowo pada Pilpres 2024

Jika Ganjar dan Anies tak maju di pilpres, maka Prabowo bakal memenangkan pertarungan.


zoom-inlihat foto
TribunnewsIrwan-RismawanTribunnewsIrwan-Rismawan.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya memprediksi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal bersaing dengan sejumlah nama besar apabila mencalonkan diri pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Salah satu pesaing terberat Prabowo yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kalau ditanya peluangnya Pak Prabowo (untuk menang pada Pilpres 2024) besar atau tidak, saya harus mengatakan, lawan terberat Pak Prabowo adalah Ganjar Pranowo," kata Yunarto kepada Kompas.com, Kamis (11/8/2022).

Berdasarkan survei sejumlah lembaga, mengacu pada elektabilitas, tingkat pengenalan Ganjar di masyarakat masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Prabowo.

Sementara itu, tingkat keterkenalan Prabowo di publik sudah maksimal.

Artinya, Ganjar masih punya banyak ruang untuk memperluas tingkat pengenalannya di masyarakat.

"Artinya, peluang dari Ganjar untuk menaikkan elektabilitas masih jauh lebih besar dibandingkan Pak Prabowo yang tingkat pengenalannya sudah mentok dan ruang geraknya jauh lebih kecil," ujar Yunarto.

Selain Ganjar, sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan elektabilitasnya yang hampir selalu berada di tiga besar.

Nama Prabowo, Anies, dan Ganjar masuk dalam survei capres 2024 mendatang
Nama Prabowo, Anies, dan Ganjar masuk dalam survei capres 2024 mendatang (kolase/dok.tribunnews.com)

Jika Ganjar dan Anies tak maju di pilpres, maka Prabowo bakal memenangkan pertarungan.

Hanya sulit untuk memastikan Ganjar dan Anies tak maju di pilpres mengingat keduanya punya modal elektabilitas tinggi. 

Namun demikian, lantaran pernah mencalonkan diri di Pilpres 2014 dan 2019 bakal menjadi kelemahan bagi Prabowo.

Pasalnya, dia merupakan wajah lama di pemilihan presiden.

"Jadi lawan pertamanya adalah kejenuhan dari masyarakat dibandingkan dengan tawaran yang akan diberikan oleh wajah baru terutama seperti Ganjar ataupun Anies," ucap Yunarto.

Baca: Hasil Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar 71,5 Persen di Kandang Banteng, Puan 0,8 Persen

Tantangan lainnya adalah memastikan basis pemilih Prabowo tetap memberikan suara untuknya.

Sebab, pemilih Prabowo di dua kali pilpres umumnya mereka yang tak menyukai sosok Jokowi.

Hanya saja, sejak masuk ke pemerintahan Jokowi, Prabowo berada di area abu-abu.

Oleh sebagian pemilihnya, dia dinilai sebagai pengkhianat.

"Jadi Pak Prabowo ini sekarang berada di antara dua sosok lain, Ganjar dan Anies. Yang satu jelas dikategorikan sebagai penerus Jokowi, yang satu dikategorikan sebagai simbol anti-Jokowi," ujar Yunarto.

"Pak Prabowo ada di tengah-tengahnya ini, grey area, yang juga harus dikuatkan oleh Pak Prabowo kembali basis massanya seperti apa," tuturnya.

Prabowo berencana mencalonkan diri kembali di Pilpres 2024

Prabowo mengaku tak bisa menolak jika dalam rapimnas Gerindra semua kader sepakat untuk kembali mengusungnya.

“Tentu harus saya terima dengan baik seandainya nanti dicalonkan,” katanya saat ditemui di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved