Hasil Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar 71,5 Persen di Kandang Banteng, Puan 0,8 Persen

Ganjar dan Puan selama ini disebut-sebut sebagai dua kader PDI-P yang berpeluang untuk diajukan sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024


zoom-inlihat foto
TribunnewsIrwan-RismawanTribunnewsIrwan-Rismawan.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Survei elektabilitas calon presiden yang diselenggarakan Charta Politika di Jawa Tengah menunjukkan, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi teratas.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Survei elektabilitas calon presiden Charta Politika di Jawa Tengah menunjukkan, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi teratas, mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Elektabilitas Ganjar Pranowo di Jawa Tengah tercatat mencapai angka 71,5 persen, jauh meninggalkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di peringkat kedua dan ketiga.

Di Jawa Tengah, Prabowo kalah dari Ganjar Pranowo, tercatat 'hanya' meraih elektabilitas sebesar 7,6 persen sedangkan elektabilitas Anies berada di angka 6,2 persen.

Provinsi Jawa Tengah disebut sebagai 'kandang banteng' karena berulang kali PDI-P meraih kemenangan di sini.

Berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif DPR 2019 lalu, PDI-P memperoleh 5.769.663 suara atau sekitar 29 persen dari total suara sah di provinsi beribukota Semarang itu.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung PDI-P pada 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menang telak di Jawa Tengah dengan meraih 77,29 persen.

Meski menjadi 'kandang banteng' rupanya Ganjar menjadi satu-satunya kader PDI-P yang memiliki elektabilitas tinggi di Jawa Tengah.

Berdasarkan survei Charta, elektabilitas Ketua DPP PDI-P dan Ketua DPR Puan Maharani di Jawa Tengah masih berada di bawah 1 persen, tepatnya sebesar 0,8 persen.

Ganjar dan Puan selama ini disebut-sebut sebagai dua kader PDI-P yang berpeluang untuk diajukan sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Ganjar Pranowo dan Puan Maharani
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani (Kolase Tribunnewswiki/TRIBUNNEWS.COM)

Hanya saja, tiket calon presiden dari PDI-P bergantung pada keputusan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Megawati menegaskan ia tak mau terburu-buru menetapkan kader PDI-P yang akan berlaga sebagai calon presiden pada 2024 mendatang.

"Tentu semuanya berpikir, kenapa ya ibu, sudah banyak itu pertanyaan. Kapan mau mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden, ya sabar lah sedikit," kata Megawati di acara Rapat Kerja Nasional PDI-P, Juni lalu.

Baca: Surya Paloh Ungkap Syarat untuk Ganjar, Jenderal Andika, dan Anies jika Ingin Maju ke Pilpres 2024

Megawati belum selesai menghitung dan mempertimbangkan mana calon yang tepat.

Sebagai ketua umum pemegang hak prerogatif untuk menentukan capres, ia harus betul-betul teliti sebelum ambil keputusan.

"Saya sebagai ketua umum harus menghitung gitu loh, jadi perhitungan saya belum selesai," tutur Presiden ke-5 RI itu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • AKBP Doni Hermawan

    AKBP Doni Hermawan adalah perwira menengah (pamen) di
  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Brigjen Pol. Ribut Hari Wibowo

    Brigjen Pol. Ribut Hari Wibowo adalah perwira tinggi
  • Benny Rhamdani

    Benny Rhamdani adalah Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved