Resmi Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J, Ferdy Sambo Ditahan di Rutan Mako Brimob

Irjen Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka kasus tewasnya Brigadir J dan kini ditahan di Rutan Mako Brimob.


zoom-inlihat foto
Bripka-Matius-Marey-sss.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bripka Matius Marey melakukan pengawalan terhadap Irjen Ferdy Sambo di gedung Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (4/8/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo ditetapkan menjadi tersangka kasus tewasnya Brigadir J.

Kini pria berusia 49 tahun itu ditahan di Rutan Mako Brimob.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

"(Ditahan) di Mako Brimob info dari penyidik," kata Dedi, dikutip Tribunnews.com, Rabu (10/8/2022).

Kendati begitu, Dedi masih enggan menjelaskan secara detail kondisi Irjen Ferdy Sambo.

Termasuk kemungkinan Sambo dapat dipindahkan selain di Rutan Mako Brimob.

"Nanti diinfokan lagi apabila sudah ada updatenya lagi," ucap Dedi.

Penepatan Ferdy Sambo sebagai tersangka diumumkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca: Istri Irjen Ferdy Sambo Masih Terguncang, LPSK Belum Dapat Gali Keterangan

Listyo Sigit mengatakan bahwa tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 ialah sang jenderal bintang dua itu sendiri.

Tak hanya itu, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo yang bernama Kuwat juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya keduanya ditetapkan menjadi tersangka, ada Bharada E dan Brigadir RR yang terlebih dahulu menyandang status tersebut.

Keempat tersangka itu terancam pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Dalam tewasnya Brigadir J, Bharada E berperan sebagai pelaku penembakan.

Baca: Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Adapun Brigadir RR dan Kuwat diduga turut membantu saat insiden itu terjadi.

Irjen Ferdy Sambo diduga merupakan pihak yang memerintah Bharada E menembak Brigadir J.

Tak hanya itu, Sambo juga diduga membuat skenario seolah-olah kasus itu merupakan kasus tembak-menembak.

Kasus yang menyita perhatian publik tersebut, Timsus juga memeriksa sebanyak 56 personel polisi.

Sejumlah 31 orang di antaranya diduga melanggar kode etik profesi polri (KKEP).

Polisi masih mendalami motif di balik peristiwa itu.

Dalam keterangannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan masih belum diketahui motif penembakan terhadap Brigadir J.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved