Mesin Pencari Miliknya Tumbang karena Update Software, Google Minta Maaf

Layanan Google dilaporkan tumbang karena pemutakhiran perangkat lunak.


zoom-inlihat foto
Google-Doodle-menampilkan-keberagaman-budaya-Indonesia.jpg
Google Doodle
Layanan mesin pencari Google


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Google, meminta maaf karena layanan mesin pencari miliknya sempat tumbang, Selasa (9/8/2022).

Menurut Google, masalah itu disebabkan oleh pemutakhiran perangkat lunak atau software.

Juru bicara Google mengatakan timnya telah bekerja cepat untuk menangani masalah itu. Layanan pencarian juga dilaporkan mulai normal kembali.

"Kami sadar bahwa masalah pemutakhiran perangkat lunak yang terjadi siang hari Waktu Pasifik dan segera berdampak pada layanan pencarian Google dan Google Maps," demikian pernyataan Google dikutip dari The Guadian.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini."

Tumbangnya layanan Google segera dilaporkan oleh berbagai platform teknologi informasi.

Salah satunya ialah Downdetector yang melaporkan adanya masalah dengan mesin pencari Google sejak pukul 02.12 BST (21.12 EST, 11.12 AEST).

Baca: Rusia Blokir Google karena Dianggap Sebarkan Hoax Tentang Perang Ukraina

Pada pukul 11.38, sudah ada 4.113 laporan mengenai tumbangnya layanan Google.

Sejumlah pengguna juga melaporkan bahwa Gmail, Google Maps, dan Google Images turut terdampak.

Ketiga layanan itu juga mengandalkan mesin pencari Google untuk menjalankan fungsinya.

Baca: Google-nya Rusia, Yandex.ru, Diprediksi Bisa Bangkrut karena Terdampak Invasi

Sementara itu, perusahaan teknologi bernama ThousandEyes Inc. melaporkan bahwa tumbangnya Google berdampak terhadap sekitar 1.338 server di lebih dari 40 negara di dunia.

Negara-negara itu di antaranya Amerika Serikat, Australia, Afrika Selatan, Kenya, Israel, sebagain Amerika Selatan, Eropa, dan Asia, termasuk Tiongkok dan Jepang.

Menurut ThousandEyes, ketika layanan Google tumbang pertama kali, layanan terganggu selama sekitar 34 menit.

Pengguna yang menggunakan mesin pencari menemui pesan "502 error" atau "500 error".

Baca: Rebut Singgasana Google, TikTok Jadi Website Terpopuler Dunia 2021

"Server mengalami masalah untuk sementara dan tidak bisa menyelesaikan permintaan Anda," demikian keterangan pada laman Google.

"Mohon mencoba lagi 30 detik kemudian."

Beberapa pengguna setia Google terpaksa menggunakan mesin pencari lainnya, misal Bing dan DuckDucGo, untuk berselancar di dunia maya.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Google di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved