PPATK Duga Ada 176 Yayasan Filantropis Selain ACT yang Selewengkan Dana Donasi

Terdapat 176 yayasan filantropis selain Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang melakukan penyelewengan dana donasi.


zoom-inlihat foto
Lobi-depan-Kantor-Utama-Yayasan-Aksi-Cepat-Tanggap.jpg
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Lobi depan Kantor Utama Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Lantai 22 Gedung Menara 165, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2022)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menduga, terdapat 176 yayasan filantropis selain Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang melakukan penyelewengan dana donasi.

"Ya 176 tersebut kami duga (menyelewengkan donasi)," kata Kepala PPATK Yustiavandana saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (4/8/2022).

Hanya saja, Ivan belum menyampaikan rincian jenis penyelewengan donasi yang dilakukan ratusan yayasan filantropis itu.

Namun, dirinya hanya menyampaikan bahwa PPATK sudah melakukan koordinasi soal temuan itu ke polisi.

"Sudah kami serahkan ke penegak hukum," ujar dia.

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar (kanan) saat konferensi pers di Menara 165, Tb Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar (kanan) saat konferensi pers di Menara 165, Tb Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyidik kasus penyelewengan dan penggelapan di Yayasan ACT.

Baca: Bareskrim Cium Indikasi Dugaan ACT Cuci Uang Lewat Perusahaan Cangkang

Dalam kasus tersebut, para petinggi ACT diduga menggelapkan uang donasi dari pihak Boeing ke para ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 tahun 2018.

ACT juga diduga memotong 20-30 persen dari donasi yang diterimanya untuk kepentingan pribadi.

Bareskrim menetapkan empat petinggi ACT sebagai tersangka.

Mereka adalah Ahyudin (A) selaku pendiri sekaligus Presiden ACT tahun 2005-2019, yang saat ini menjabat Ketua Pembina ACT. Lalu, Ibnu Khajar (IK) selaku Presiden ACT sejak 2019-saat ini.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved