Lama Bungkam, Ferdy Sambo Akhirnya Muncul ke Publik : Mohon Masyarakat Jangan Bikin Asumsi Sendiri

Setelah bungkam, Ferdy Sambo akhirnya angkat bicara. Dia menyampaikan permohonan maaf ke Polri atas kasus yang terjadi di rumah dinasnya


zoom-inlihat foto
11111-Ferdy-Sambo-dan-Brigadir-J.jpg
TRIBUNNEWS/ISTIMEWA
Potret Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo bersama para ajudan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) nonakfif Polri Irjen Ferdy Sambo akhirnya muncul di depan publik pada Kamis (4/8/2022).

Ini menjadi kmunculan pertama Sambo setelah kurang lebih sebulan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J bergulir.

Brigadir J tewas di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Yosua adalah ajudan Sambo yang menghembuskan napas terakhir setelah terlibat adu tembak dengan sesama ajudan Sambo lainnya, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Polisi mengatakan, insiden ini bermula dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi.

Kini, Rabu (3/8/2022), polisi menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus ini.

Pernyataan Sambo

Setelah bungkam, Ferdy Sambo akhirnya angkat bicara.

Dia menyampaikan permohonan maaf ke Polri atas kasus yang terjadi di rumah dinasnya tersebut.

Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo dan Almarhum Brigadir J
Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo dan Almarhum Brigadir J (HO / Tribun Medan)

Dirinya juga mengucapkan belasungkawa atas kematian Brigadir J, terlepas dari perbuatan dia terhadap keluarganya, kemudian meminta publik untuk bersabar dan tidak berasumsi macam-macam.

Baca: Bharada E Resmi Tersangka, Komnas HAM Pastikan Pengusutan Kasus Kematian Brigadir J Terus Bergulir

Berikut pernyataan Sambo selengkapnya.

"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri.

Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga.

Kemudian yang kedua, saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri.

Demikian juga saya menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua, semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan suadara Yosua kepada istri dan keluarga saya.

Selanjutnya saya harapkan kepada seluruh pihak pihak dan masyarakat untuk bersabar, tidak memberikan asumsi, persepsi yang menyebabkan simpang siurnya peristiwa di rumah dinas saya.

Saya mohon doa agar istri saya segera pulih dari trauma dan anak-anak saya juga bisa melewati kondisi ini. Sekian dan terima kasih".

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved