TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez meminta pejabat pemerintah dan karyawan swasta tidak mengenakan dasi saat bekerja.
Menurut Sánchez, tidak memakai dasi merupakan salah satu langkah untuk menghemat energi.
Pada hari Jumat, (29/7/2022), ketika menghadiri konferensi pers, Sánchez terlihat berpakaian kurang formal.
Dia mengenakan kemeja putih dan jas berwarna biru biru. Tidak ada dasi yang pada lehernya.
Sánchez berujar gaya berpakaiannya ini untuk mengurangi penggunaan peralatan.
Dia tidak menyebut peralatan apa yang dia maksud. Namun, peralatan tersebut kemungkinan AC atau pendingin udara.
"Saya ingin Anda memperhatikan bahwa saya tidak memakai dasi. Itu artinya kita semua bisa melakukan penghematan dari sudut pandang energi," kata Sánchez dikutip dari Associated Press.
Baca: Rusia Kembali Kurangi Pasokan Gas ke Eropa, Pejabat AS: Buat Kepanikan
Dia meminta para menteri dan pejabat lainnya tidak memakai dasi, kecuali jika benar-benar diperlukan.
Warga Spanyol memang merasakan suhu tinggi selama lebih dari sebulan terakhir.
Suhu udara di beberapa tempat bahkan mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Namun, pemerintah mendesak warganya untuk menghemat biaya listrik dengan cara mengurangi penggunaan AC.
Warga Spanyol juga menghadapi lonjakan harga energi untuk keperluan rumah tangga dan bisnis selama beberapa bulan belakangan, terutama setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Baca: Demi Gagalkan Rencana Putin, Uni Eropa Minta Penggunaan Gas Dikurangi
Sánchez berujar pemerintah akan mengumumkan rencana baru penghematan energi pekan ini.
Kata dia, rencana itu untuk mengurangi biaya energi dan mengurangi ketergantungan energi pada Rusia.
Pada bulan Juli lalu Spanyol menyetujui bantuan ekonomi senilai lebih dari 9 miliar euro.
Bantuan itu meliputi pengurangan tarif listrik dan bantuan uang senilai 200 euro untuk warga berpenghasilan rendah.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lainnya tentang Spanyol di sini