TRIBUNNEWSWIKI.COM - Di era transformasi digital saat ini, platform eCommerce menawarkan ruang, akses dan fitur bagi penjual yang ingin sukses di ranah digital.
Meski demikian, kerja keras penjual tetap menjadi kunci utama pendorong keberhasilan.
Didorong dari keinginan untuk bisa mandiri secara finansial, Rio Pebrian, pemilik toko Kahasil di Lazada memulai langkahnya menjadi penjual online.
Perlahan tapi pasti, semua langkah yang dijalankan Rio melalui toko Kahasil tidak hanya mengantarkannya menjadi penjual sukses, namun juga mampu memberdayakan masyarakat di sekitarnya.
Rio menjabarkan kesuksesannya yang diraih selangkah demi selangkah.
“Langkah pertama saya didorong dengan keinginan untuk tidak lagi bergantung dengan orang tua dan menghasilkan pendapatan secara mandiri saat saya duduk di bangku SMA.”
Rio pun memutuskan untuk mengambil langkah kecil pertama dalam perjalanannya membangun bisnis, yaitu berjualan aksesoris handphone. Usaha Rio ini ternyata bisa memberikan keuntungan hingga mendorongnya untuk terus menjalankan usaha hingga lulus sekolah.
Baca: Dorong Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Digital, Lazada Perkuat Pemberdayaan UMKM di Jawa Tengah
Langkah kedua untuk sukses adalah jeli membaca peluang yang ada. Rio bercerita bahwa dirinya selalu mengamati tren untuk mendapatkan peluang baru. Berbekal modal yang dihasilkan dari usahanya berjualan aksesoris handphone, Rio memberanikan diri untuk mencari peruntungan di Kota Bandung.
Nekat berangkat dari Ciamis ke Kota Bandung dengan berbekal ilmu dan pengalaman berjualan sebelumnya, Rio mencoba taktik berjualan baru, yaitu dengan menjadi reseller grosir tas dan dompet.
“Saya melihat ada peluang berjualan tas dan dompet di Bandung. Apalagi warga Bandung kan banyak yang ingin tampil trendi,” ujar Rio. Ia juga tergerak untuk menjajal berjualan melalui platform eCommerce melihat banyak orang sudah mulai berbelanja melalui eCommerce. “Saya berani coba aja dulu. Akhirnya, penjualan pertama itu saya dapatkan di Lazada,” tutur Rio.
Kejelian Rio untuk beradaptasi dan mencari peluang di sekitarnya akhirnya membuahkan hasil dengan terciptanya toko Kahasil yang fokus menjual produk tas dan dompet pada tahun 2018.
Mengusung semangat “harus berhasil” sebagai filosofi mengembangkan usaha, Rio terus mempelajari bagaimana memasarkan produknya di Lazada, mulai dari melihat tutorial di YouTube, belajar di Lazada University, serta berdikusi dengan sesama penjual di Lazada Club. Meski mengalami kesulitan di awal, Rio tidak merasa kecil hati. Ia justru semakin membulatkan tekad untuk memahami dan meningkatkan kemampuannya untuk memasarkan produk di Lazada.
Langkah ketiga untuk menjadi penjual sukses adalah memberdayakan orang-orang di sekitarnya. Setelah melihat tokonya perlahan berkembang, Rio memiliki visi yang lebih besar lagi untuk mengembangkan brand dengan produk-produk buatan sendiri.
Rio kembali mengambil langkah lebih besar untuk kembali ke kampung halamannya, Ciamis, dan mencari mitra pengrajin dan memproduksi barang untuk Kahasil.
Salah satu mitra pengrajin yang memproduksi produk Kahasil adalah Tata, yang awalnya adalah seorang kuli panggul dengan keterampilan menjahit.
"Bertemu Rio adalah anugerah bagi saya. Selain memiliki kesempatan untuk mengubah nasib, saya juga belajar tentang bisnis dan cara berjualan secara digital,” ungkap Tata.
Tidak ingin sukses sendirian, Kahasil juga menggaet para pengrajin, komunitas hingga ibu-ibu rumah tangga di Ciamis untuk bekerja sama. Lewat Kahasil, Rio juga menjajal peluang menjual produk makanan yang diproduksi oleh ibu-ibu rumah tangga disekitarnya, yang diberi nama Kahasil Snack.
Kepedulian Rio terhadap lingkungan sekitar telah menghadirkan banyak peluang baru bagi masyarakat sekitarnya untuk ikut berkembang bersama Kahasil.
Langkah berikutnya dari seorang Rio adalah konsistensi dalam belajar. Memahami manfaat dari fitur yang ditawarkan Lazada, Rio terus mempelajari dan memanfaatkan beberapa fitur untuk membantunya mengembangkan Kahasil.
Salah satunya adalah fitur Bocoran Peluang di Seller Center yang bisa membantunya memahami lebih jauh mengenai tren dan produk yang sedang diminati konsumen.