Ferdy Sambo Saat Ini Masih Ikut Memantau Perkembangan Kasus Baku Tembak yang Tewaskan Brigadir J

Irjen Ferdy Sambo, Kadiv Propam nonaktif Polri disebut masih ikut memantau perkembangan aksus baku tembak yang terjadi di rumah dinas miliknya


zoom-inlihat foto
fersy-da.jpg
Kolase Tribunnewswiki/KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim (kiri) ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2022) dan Ferdy Sambo (kanan)


Ada 20 rekaman CCTV

Rangkaian peristiwa terakhir Brigadir J yang meninggal pada 8 Juli 2022 lalu terekam dalam 20 rekaman CCTV yang berhasil dianalisis.

Dilansir oleh Kompas.com, Komnas HAM mengatakan mereka memeriksa dan menganalisis 20 rekaman kamera CCTV yang diambil dari 27 titik berbeda atas tewasnya Brigadir J.

Choirul Anam pun menegaskan bahwa dari analisis 20 rekaman CCTV tersebut terlihat Brigadir J masih hidup usai menempuh perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.

Dalam perjalanan tersebut, Brigadir J dan Bharada E terlihat sedang menjalankan tugas mengawal keluarga Irjen Ferdy Sambo.

Baca: Ahmad Ramzy Sebut Ahok Belum Terima Permohonan Maaf dari Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J

Baca: Ferdy Sambo Dihakimi Publik, Perekat Nusantara: Akibat Pernyataan Kuasa Hukum Brigadir J

"Sampai di Duren Tiga dia (Brigadir J) masih hidup. Rombongan yang lain dan semuanya sehat, tidak kurang dari satu apa pun," ujar Anam dalam jumpa pers pada Rabu (27/7/2022) kemarin.

Anam mengatakan dalam video yang merekam situasi di area Durea Tiga pada 8 Juli 2022, terekam jelas rombongan yang datang dari Magelang secara terpisah.

Sejumlah orang yang belakangan disebut terlibat dalam insiden penembakan yang menyebabkan Brigadir J tewas.

Anam pun menyebut bagian ini menjadi bagian yang paling penting.

"Ada Irjen Sambo, ada rombongan dari Magelang. Irjen Sambo masuk duluan, setelah sekian waktu ada rombongan baru pulang dari Magelang. Di situ terlihat Bu Putri, ada almarhum Brigadir J," jelas dia.

"Saya bilangnya yang terlihat di salah satu video, ibu (istri Sambo), almarhum Brigadir J, Bharada E itu kelihatan dan beberapa penumpang yang lain," sambungnya.

Bahkan, Anam menyebut bahwa Brigadir J melakukan tes PCR bersama dengan Bharada E dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Rombongan dari Magelang sampai, terus habis itu yang kelihatan memang masuk lah rombongan-rombongan itu, terus baru lah ke ruang PCR," ucap Anam.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J.(TRIBUN/ISTIMEWA)
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J.(TRIBUN/ISTIMEWA) (Istimewa)

"Siapa yang kelihatan di video di-PCR? Semua yang rombongan itu di-PCR, salah satunya adalah almarhum Josua," sambungnya.

Anam memastikan tempat Ferdy Sambo dan rombongan melakukan tes PCR bukan di rumah dinas yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

"Bukan, bukan TKP," ucapnya.

"Ini yang terlihat di salah satu video, (PCR) untuk Ibu (Putri), untuk J, untuk Bharada E, itu kelihatan dan beberapa penumpang lain," imbuhnya.

Menurut Anam, dalam rekaman CCTV tersebut yang menjadi catatan penting ialah rekaman di RS Polri Kramat Jati.

"Constraint waktu yang penting di video ini salah satunya adalah soal Kramat Jati. Jadi kalau ditanya waktu dengan Kramat Jati sesuai atau tidak, kalau lihat dengan sekilas ya sesuai, nanti kita akan cek lagi," beber Anam.

Anam pun mengatakan rekaman kamera CCTV di lokasi meninggalnya Brigadir J hingga kini masih diteliti para penyidik Polri.

(TRIBUNNEWSWIKI/Puan/Ka)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved