Keluarga Sambo Sesalkan Pemakaman Brigadir J Digelar secara Kedinasan

Keluarga Ferdy Sambo menyesalkan pemakaman Brigadir J digelar secara kedinasan.


zoom-inlihat foto
TRIBUNJAMBICOMARYTRIBUNJAMBICOMARYO-TONDANG-O-TONDANG.jpg
TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG)
Makam Brigadir J di Desa Sukamakmur, RT 8, Simpang Unit 1, Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pihak keluarga Kadiv Propam nonaktif Ferdy Sambo menyayangkan pemakaman jenazah Brigadir J digelar secara kedinasan setelah autopsi ulang pada Rabu (27/7/2022).

Hal ini diungkap oleh kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang bernama Arman Hanis.

Menurut Arman, Brigadir J tewas karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Lebih jauh, Hanis menyoroti adanya peraturan Kapolri (Perkap) tentang Tata Upacara Polri.

"Bahwa jelas dalam Perkap tersebut tegas disebutkan meninggal dunia karena perbuatan tercela tidak dimakamkan secara kedinasan, dalam hal ini terlapor (Brigadir J diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual sehingga menurut hemat kami termasuk dalam perbuatan tercela," kata Hanis, Kamis (28/7/2022) seperti dikutip Kompas.com.

Pasal yang menjadi acuan pernyataannya adalah pasal 15 ayat 1 Perkap Nomor 16 Tahun 2014 tentang Tata Upacara Polri.

Pasal tersebut berbunyi:

"Upacara pemakaman jenazah merupakan perwujudan penghormatan dan penghargaan terakhir dari bangsa dan negara terhadap Pegawai Negeri pada Polri yang gugur, tewas, atau meninggal dunia biasa, kecuali meninggal dunia karena perbuatan yang tercela."

Baca: Ferdy Sambo Dihakimi Publik, Perekat Nusantara: Akibat Pernyataan Kuasa Hukum Brigadir J

Jasad Brigadir J dimakamkan kembali secara kedinasan usai menjalani autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar.

Saat proses pemakaman ulang tersebut terlihat beberapa polisi melakukan upacara kedinasan.

Disusul pada pukul 15.43 WIB, mobil ambulans yang membawa peti mati jenazah Brigadir J datang ke area pemakaman dari RSUD Sungai Bahar yang berjarak hanya 2 kilometer.

Peti jenazah Brigadir J terbalut bendera merah putih, kemudian dikeluarkan dari ambulans.

Baca: Istri Ferdy Sambo dan Bharada E Tak Hadir dalam Prarekonstruksi, Polisi: Nanti Pas Rekonstruksi

Tak hanya itu, terlihat juga karangan bunga dan foto Brigadir J dalam iring-iringan jenazah.

Lalu, delapan laras panjang ditembakkan oleh anggota polisi saat peti jenazah Brigadir J diturunkan ke liang lahat.

Di sisi lain, hasil autopsi ulang Brigadir J akan diumumkan sekitar 4 sampai 8 minggu.

Hal tersebut disampaikan oleh dokter forensik Ade Firmansyah Sugiharto.

Ade menuturkan hasil autopsi membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran terdapat bagian luka yang masih perlu pemeriksaan mikroskopis.

Pemeriksaan secara mikroskopis itu untuk mengetahui apakah luka yang dialami terjadi setelah atau sebelum kematian.

"Kita temukan banyak luka. Namun belum bisa disampaikan luka itu terjadi setelah atau sebelum kematian."

"Bahkan penyebab luka juga belum bisa diketahui," ucapnya pada Rabu (27/7/2022).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved