Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kematian Sulli, Idol K-Pop yang Tewas Karean Cyberbullying

Inilah hal-hal yang perlu kamu ketahui terkait kematian sosok idol Korea Selatan, sulli, yang bunuh diri karena cyberbullying


zoom-inlihat foto
SuSullilli.jpg
Otakuart
Sulli


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Diakui sebagai tokoh terkemuka dalam budaya populer Korea, Sulli adalah salah satu aktris, penyanyi, dan model Korea Selatan yang paling menakjubkan.

Usahanya ke berbagai bidang industri membuatnya menjadi salah satu kepribadian paling tajam dan paling serbaguna di luar sana.

Suaranya yang penuh perasaan, akting yang berdampak, dan visual yang saleh membuatnya menjadi salah satu dari jenisnya di luar sana.

Sulli menjadi orang yang paling banyak dicari di Google di Korea Selatan pada tahun 2017, di depan mantan Presiden dan kemudian Presiden Korea Selatan di belakang.

Pengaruhnya pada seluruh industri Korea Selatan cukup besar, karena dia adalah seorang ace dalam apa pun yang dia lakukan.

Dia mengumpulkan banyak penggemar sepanjang karirnya, tetapi tidak semuanya nyata.

Industri K-Pop selalu dipenuhi dengan segala macam kebencian dan degradasi.

Hal yang sama menenggelamkan Sulli ke dalam perairan gelap depresi dan ketidakberdayaan.

Pada 14 Oktober 2019, seluruh industri terguncang ketika diumumkan bahwa Sulli ditemukan tewas oleh manajernya setelah gantung diri di lantai dua rumahnya di Seongnam.

Setelah penyelidikan lanjutan dan laporan otopsi oleh polisi, dipastikan bahwa itu adalah bunuh diri karena tidak ada jejak kekuatan eksternal apa pun.

Baca: Sulli (Choi Jin Ri)

Baca: Sulli Eks f(x) Meninggal, Goo Hara Menangis Saat Ungkap Perpisahan dengan Sahabat Lewat Live IG

Menurut banyak sumber di luar sana, kematian artis tersebut telah dikaitkan dengan mayoritas cyberbullying dan komentar kebencian yang dia terima.

Setelah kematiannya, terungkap bahwa Sulli meminta agensinya yaitu SM Entertainment, berulang kali untuk mengambil tindakan tegas tentang hal yang sama, tetapi tidak ada yang dilakukan.

'Ketika saya memposting foto saya tanpa bra, ada begitu banyak reaksi berbeda. Aku bisa saja ketakutan dan bersembunyi, tapi aku tidak melakukannya. Aku ingin prasangka orang hilang', kata Sulli di episode pertama 'The Night of Hate Comments' yang tayang tahun 2019, dikutip dari Otakuart.

Dihadapkan dengan komentar kebencian dan komentar jahat untuk waktu yang lama, Sulli bergabung dengan program variety JTBC2, di mana dia menghadapi banyak kasus cyberbullying yang dia hadapi secara online.

Kepergiannya dari girl grup juga mendapatkan perhatian pers yang tidak diinginkan karena kepribadiannya yang tidak konvensional.

Dia diberi label berbeda oleh outlet media yang berbeda, yang sangat mempengaruhi pola pikir publik.

Dia menjadi sasaran sejumlah media yang berulang kali mencoba mengklaim bahwa reputasinya tidak dibangun dengan hati-hati dan bahwa dia secara langsung menantang ekspektasi masyarakat terhadap wanita dalam budaya Korea.

Singkatnya, Korea Selatan yang sangat konservatif tidak dapat menahan fakta bahwa suara vokal feminis menantang budaya patriarki mereka.

Dikenal karena kepribadiannya yang multitalenta, Sulli memulai debutnya di industri sebagai artis cilik melalui serial drama sejarah SBS berjudul 'Ballad of Seodong', yang dirilis pada tahun 2005.

Sulli.
Sulli. (Instagram/jelly_jilli)

Karakter dan aktingnya yang terampil memenangkan hati jutaan orang dan juga memenangkan banyak proyek lainnya di masa depan.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Daftar Rincian UMP 2023, DKI

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah menginstruksikan semua daerah agar
  • Widi Amanasto

    Widi Amnasto adalah mantan Direktur Utama PT Jakarta
  • Komjen Pol. Bambang Sunarwibowo

    Komjen Pol. Bambang Sunarwibowo adalah perwira tinggi (pati)
  • AKBP Doni Hermawan

    AKBP Doni Hermawan adalah perwira menengah (pamen) di
  • Benny Rhamdani

    Benny Rhamdani adalah Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved