Militer Inggris: 50.000 Tentara Rusia di Ukraina Telah Tewas atau Terluka

Rusia kini diperkirakan kehilangan lebih dari 30 persen kekuatan tempur daratnya di Ukraina.


zoom-inlihat foto
pasukan-Rusia-di-Donbas.jpg
ANATOLII STEPANOV / AFP
Peluncur roket BM-21 "Grad" milik Ukraina meluncurkan roket ke arah pasukan Rusia di Donbas, 10 April 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Inggris mengatakan puluhan ribu tentara Rusia di Ukraina telah tewas atau terluka.

Rusia kini diperkirakan kehilangan lebih dari 30 persen kekuatan tempur daratnya di Ukraina.

Namun, Kepala Staf Pertahanan Inggris Laksamana Sir Tony Radakin mengatakan permasalahan militer tidak akan memicu perubahan rezim di Rusia.

Kata dia, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan bisa digulingkan atau dibunuh karena masalah ini.

Pertempuran sengit antara Rusia dan Ukraina masih berlanjut. Menurutnya, pasukan Ukraina kini bisa menyerang balik menggunakan senjata yang dikirimkan NATO.

Ukraina juga disebut telah mencegah Rusia mendapatkan kemenangan cepat dalam invasinya.

Baca: Pecat Jaksa Agung Ukraina, Zelenskiy Sebut Banyak Staf Kejaksaan yang Berkhianat

"50.000 tentara Rusia telah tewas atau terluka dalam konflik ini," kata Radakin kepada BBC, dikutip dari USA Today.

"Hampir 1.700 tank Rusia telah hancur, hampir 4.000 kendaraan tempur lapis milik Rusia hancur."

Kendati demikian, kata Radakin, rezim Putin di Rusia hingga kini masih stabil.

Putin masih bisa menekan pihak oposisi dengan mudah.

Menurutnya hierarki Rusia yang "tertanam" dalam diri Putin menghilangkan dorongan untuk melawan kewenangannya.

Baca: Komentari Serangan di Vinnytsia, Presiden Ukraina: Rusia Negara Teroris

Pemadam kebakaran menyingkirkan puing-puing gedung yang rusak akibat serangan Rusia di Kota Vinnytsia, Ukraina, (14/7/2022).
Pemadam kebakaran menyingkirkan puing-puing gedung yang rusak akibat serangan Rusia di Kota Vinnytsia, Ukraina, (14/7/2022). (SERGEI SUPINSKY / AFP)

Perkembangan terbaru di medan tempur

Rusia dilaporkan menggencarkan serangannya di Donbas.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memerintahkan semua satuan militer memperkuat serangan di semua area.

Penguatan serangan dilakukan untuk mencegah Ukraina "melancarkan serangan roket dan artileri besar-besar terhadap infrastruktur sipil dan permukiman sipil di Donvas dan wilayah lainnya".

Operasil militer Rusia difokuskan di Donbas yang berada di Ukraina timur.

Namun, pada hari Sabtu, (16/7/2022), Rusia juga menyerang Ukraina utara dan selatan.

Kota terbesar kedua di Ukraina, Khakiv, mendapat serangan besar dalam beberapa hari belakangan.

Baca: Dituding Beli Ratusan Drone dari Iran, Rusia Memilih Bungkam

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Ukraina di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved