Menaker Stop Sementara Kirim TKI ke Malaysia

keputusan penghentian PMI sektor domestik ke Malaysia ini telah disampaikan secara resmi oleh KBRI Kuala Lumpur


zoom-inlihat foto
Menteri-Ketenagakerjaan-Ida-Fauziyah-konpres-pelaksanaan-pemberian-thr-2021.jpg
Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Keputusan penghentian PMI sektor domestik ke Malaysia ini telah disampaikan secara resmi oleh KBRI Kuala Lumpur kepada Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia telah meneken nota kesepahaman tentang Penempatan dan Pelindungan PMI Sektor Domestik di Malaysia pada 1 April 2022.

MoU ini disaksikan Presiden Joko Widodo serta Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob.

MoU tersebut merupakan bentuk itikad baik kedua negara untuk melindungi PMI.

"Kesepakatan dalam MoU tersebut tentunya didasarkan atas itikad baik oleh kedua negara," ujar Menaker Ida melalui keterangan resmi, Jumat (15/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Ida menjelaskan, para PMI ini dalam MoU harus direkrut melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK).

Hanya saja, Perwakilan RI di Malaysia menemukan bukti bahwa Malaysia masih menerapkan sistem di luar yang telah disepakati bersama melalui System Maid Online (SMO) yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia melalui Jabatan Imigrasi.

"Hal ini tentu tidak sesuai dengan kesepakatan dan komitmen kedua negara, karena penempatan seharusnya menggunakan one channel system," katanya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (Dokumentasi Humas Kementerian Ketenagakerjaan)

SMO tersebut membuat posisi PMI menjadi rentan tereksploitasi.

Sebab, mem-by pass Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dan tidak melalui tahap pemberangkatan yang benar.

"Terkait hal tersebut, KBRI di Kuala Lumpur merekomendasikan kepada pemerintah pusat untuk menghentikan sementara waktu penempatan PMI di Malaysia, hingga terdapat klarifikasi dari Pemerintah Malaysia termasuk komitmen untuk menutup mekanisme SMO sebagai jalur penempatan PMI," kata Ida lagi.

Baca: Aktivis TKI Semprot Aturan Wajib Peserta BPJS Kesehatan : Tidak Ada Manfaat untuk Kami

Menaker mengatakan, keputusan penghentian PMI sektor domestik ke Malaysia ini telah disampaikan oleh KBRI Kuala Lumpur kepada Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia.

Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia akan segera menggelar pembahasan dengan Kementerian Dalam Negeri Malaysia, untuk mengulas persoalan tersebut.

"Kami mengharapkan hasil positif dari pembahasan antara Kementerian Sumber Daya Manusia dan Kementerian Dalam Negeri Malaysia, sehingga apa yang telah disepakati antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia dapat berjalan sebagaimana mestinya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia dihentikan sementara.

Termasuk ribuan teanga untuk sektor perkebunan, karena pelanggaran dalam kesepakatan perekrutan pekerja yang ditandatangani antara kedua negara.

Malaysia kini tengah menghadapi kekurangan sekitar 1,2 juta pekerja yang dapat menggagalkan pemulihan ekonominya. 

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved