"Ya mudah-mudahan saja. Siapa tahu yang namanya rejeki mah enggak ada yang tahu. Bapak berdoa dan Andi ikut berjuang lebih baik. Jangan mengandalkan ijazah dari sekolah saja," katanya.
Setelah Andi lulus SMA di SMAN 7 Bandung, lanjut Udin, ia dimasukkan ke judo.
Hingga akhirnya Andi berprestasi dalam olahraga judo lantaran memang kuat dengan cita-citanya.
Udin juga menerangkan soal Andi yang sudah 2 kali mendaftar untuk masuk polisi.
"Andi ini dua kali daftar masuk polisi. Tapi, yang pertama daftar itu gugur ketika perankingan. Alhamdulillah, dia tak patah semangat sampai daftar lagi dan meminta saya tandatangan sebanyak-banyaknya untuk mendaftar. Akhirnya Andi bisa lulus dengan ranking teratas dan kami sekeluarga terharu," jelas dia.
Udin juga meneceritakan saat Andi yang memutuskan mengojek mengantar makanan selepas lulus masuk kepolisian.
"Saya sempat khawatir dan takut bila mana Andi terjatuh saat membawa motor apalagi saat itu enam bulan ke belakang kondisi Covid-19 lagi gencar-gencarnya," katanya.
Andi Ngaku Gembira dan Sedih Bercampur Aduk
Bripda Andi Sonjaya mengungkapkan perasaannya bercampur aduk saat tahu dirinya diterima kepolisian.
Ia merasa gembira sekaligus sedih.
"Saya lulus (SMA) pada 2020 dan daftar kepolisian tapi gagal. Lalu, saya daftar lagi untuk kedua kalinya alhamdulillah diterima. Saya belajar dari kesalahan sebelumnya apa yang kurang hingga akhirnya bisa diterima," terang Andi.
Baca: Polda Sebut Fahri yang Gagal Jadi Bintara Polri Hafalkan Letak & Jawaban Buku Tes Buta Warna
Baca: Inilah Meme yang Bikin Ruhut Sitompul Dilaporkan ke Polda Metro Jaya hingga Trending Twitter
Putra sopir angkot ini pun juga menjalaskan tentang kiat suksesnya sampai dirinya diterima masuk kepolisian.
Andi mengungkapkan soal motivasi yang tinggi serta tentu doa orangtua dan sekeliling.
Tak hanya itu sjaa, dia juga menjalaskan tentang keinginannya untuk mengangkat derajat keluarga serta perekonomian keluarga.
"Saya ingin menjadi perwira dan setelah menjadi polisi ini ingin bisa memperbaiki citra polri di mata masyarakat," katanya.
Sementara itu, melalui sambungan telepon pada Jumat (8/7/2022), Irjen Pol Suntana, Kapolda Jabar melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, Andi merupakan salah satu bukti bahwa siapa saja memiliki kesempatan yang sama untuk masuk institusi Polri.
"Ya, ini menunjukkan bahwa kami melakukan recruitment atau seleksi itu dengan cara yang objektif, jadi siapapun punya peluang untuk masuk. Ini salah satunya (anak sopir angkot)," ujar Ibrahim.
Tak ketinggalan dia juga mengklaim, proses seleksi dilakukan secara bersih dan transparan.
"Mekanisme ini memang tanpa menggunakan uang, betul-betul bersih dan transparan," pungkas dia.
(TRIBUNJABAR/(TRIBUNNEWS/NEWSWIKI.COM/Ka)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Jabar dan Tribunnews dengan judul Viral Anak Sopir Angkot di Bandung Lulus Kepolisian dari SPN Polda Jabar, Raih Nilai Tertinggi dan Anak Sopir Angkot Jadi Lulusan Terbaik SPN Polda Jabar: Saya Ingin Ubah Ekonomi Keluarga