TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penting bagi kita untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap normal setiap harinya.
Apalagi saat ini sudah mendekati Hari Raya Idul Adha.
Maka tak bisa dipungkiri konsumsi berbagai macam olahan daging sapi dan daging kambing akan menjadi menu makanan kita.
Indonesia terkenal dengan banyaknya olahan makanan berbahan dasar daging sapi maupun kambing dengan berbagai tambahan bumbu yang lengkap.
Tak bisa dielak, ada beberapa dari olahan makanan tersebut mengandung kolestrol tinggi.
Sebagai informasi, di dalam tubuh terdapat kolesterol baik (HDL) dan kolesterol buruk (LDL).
Dikutip dari WebMD, jika kadar kolesterol buruk yang tinggi akan memicu zat tersebut bereaksi dengan zat-zat lain dalam tubuh yang kemudian mengendap dalam pembuluh darah arteri.
Pada gilirannya, kolesterol LDL tinggi dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah hingga penyumbatan dan pemblokiran aliran darah (arterosklerosis).
Jika suplai darah ke jantung sampai berkurang, sakit atau nyeri dada pun dapat terjadi dan bisa menjurus ke serangan jantung.
Selain penyakit jantung, tingkat kolesterol LDL tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit stroke dan penyakit buruknya sirkulasi darah lainnya.
Baca: Kepala Pusing karena Darah Tinggi dan Kolesterol Seusai Makan Daging Kambing? Konsumsi 5 Buah Ini
Baca: Apakah Makan Daging Kambing Mampu Tingkatkan Gairah Seksual Pria? Begini Penjelasan Ahli
Dikutip laman FibreFirst, makan olahan daging kurban dapat menyebabkan naiknya kolesterol dan berat badan karena dilihat dari kandungan gizinya, daging sapi dan kambing mengandung tinggi lemak, khususnya lemak jenuh.
Daging sapi adalah sumber protein yang sangat baik untuk tubuh kita. Akan tetapi terdapat pula kandungan kolesterol dari daging ini yang berbahaya untuk kesehatan.
Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh, dan sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati.
Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk membantu metabolisme tubuh, memproduksi hormon, vitamin D dan membantu mencerna makanan.
Namun, jika jumlahnya dalam darah terlalu tinggi, maka akan mulai ditumpuk di dinding arteri. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit yaitu jantung, stroke, dan buruknya sirkulasi darah.
Ada dua jenis kolesterol dalam darah, yaitu kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) dan kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein).
Ada juga lemak bentuk lain dalam darah yang disebut trigliserida, yang sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskuler.
Seseorang dengan kadar kolesterol tinggi disarankan menghindari makan daging karena khawatir kolesterolnya akan meningkat
Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kadar kolesterol berada dalam level normal.
Selain melakukan pemeriksaan kolesterol darah secara berkala, beberapa langkah berikut ini bisa membantu menjaga kolesterol tetap normal apalagi khususnya Idul Adha :