60 Rekening ACT Resmi Diblokir PPATK, Bagaimana Nasib Dana Donatur ?

PPATK memblokir 60 rekening atas nama Yayasan ACT yang tersebar di 33 penyedia jasa keuangan


zoom-inlihat foto
Aksi.jpg
ACT
Aksi Cepat Tanggap atau ACT


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar mengungkapkan nasib uang para donatur yang kini diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ibnu mengatakan, program penyaluran bantuan ACT tetap berjalan, namun menggunakan uang yang tidak diblokir PPATK berupa kas.

"Kalau ada beberapa yang diblokir ada yang masih sebagian donasi kan cash ya dan macam-macam. Kami akan fokus pada apa yang bisa kami cairkan dulu," ujar Ibnu saat konferensi pers di kantor pusat ACT Menara 165, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2022).

Ibnu menjelaskan, ACT akan berusaha menyalurkan setiap donasi tersisa agar tak dianggap sebagai lembaga donasi yang tidak amanah.

"Rekening yang sudah ada di kami atau dana cash yang bisa kami cairkan karena ini amanah dan harus kami cairkan. Kami enggak ingin cacat amanah dalam menyalurkan amal-amal dari masyarakat," papar dia.

Konferensi pers Aksi Cepat Tanggap (ACT) terkait dugaan penyelewengan dana umat, Senin (4/7/2022).
Konferensi pers Aksi Cepat Tanggap (ACT) terkait dugaan penyelewengan dana umat, Senin (4/7/2022). (Capture Facebook Tribunnews.com)

Mengenai pemblokiran 60 rekening dari 33 bank, Ibnu mengatakan belum melakukan pengecekan.

Meski demikian, ACT akan mengirimkan surat audiensi kepada PPATK agar pemblokiran rekening tidak berlangsung dalam jangka panjang.

"Mungkin kami juga ingin berkirim surat kepada PPATK minta audiensi. Semoga dengan PPATK kami berkirim surat lah ke sana. Jadi insyaAllah kami ingin tunjukan bahwa ACT sangat kooperatif, kita sangat apresiasi dan siap untuk dibina. Kami juga ingin menyambungkan koordinasi dengan semua pihak," ucap dia.

Baca: Respons Presiden ACT Atas Pencabutan Izin dari Kemensos : Kami Sudah Kooperatif

Seperti diketahui, PPATK memblokir 60 rekening atas nama Yayasan ACT yang tersebar di 33 penyedia jasa keuangan mulai hari ini, Rabu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved